BFokus Banua Anam

Kondisi Alam yang Tak Bersahabat Memaksa Banyak Warga jadi Penyetrum Ikan

Penyetruman ikan memang menjadi persoalan pelik di kawasan perairan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah

Kondisi Alam yang Tak Bersahabat Memaksa Banyak Warga jadi Penyetrum Ikan
BPost Cetak
bpost cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penyetruman ikan memang menjadi persoalan pelik di kawasan perairan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Utara.

Karena berkaitan secara langsung dengan penghasilan masyarakat.

Saat upaya menegakkan hukum dilakukan melalui razia dan menangkap tersangka pelaku, namun menjadi dilematis ketika mengetahui mereka tak punya pekerjaan lain.

Kondisi alam pun tak memungkinkan untuk bercocok tanam.

Baca: Selingkuh, Istri Marah saat Suami Pingsan Alat Vitalnya Dipotong Kemudian Dibuang ke Toilet

Baca: Terungkap Kisah Asmara Sridevi, dari Skandal Perselingkuhan Hingga Tudingan Pelakor

Baca: Cinta Terlarang Soekarno dan Inggit, Kebesaran Hati Seorang Wanita, Begini Drama Percintaannya

Di desa-desa wilayah perairan pada Kecamatan Labuanamas Utara (LAU), yaitu Sungaibuluh, Rantaubujur, Tabat Pahalatan serta Mantaas, Kabupaten HST, lahan perairan yang membentang luas, sebagian besar tak bisa ditanami padi.

“Akhirnya pekerjaan masyarakat di sana menjadi penangkap ikan. Tetapi karena ingin dapat banyak ikan dan cepat menghasilkan uang, akhirnya mereka menyetrum,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan HST, Sunarwiwarni.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help