Ekonomi dan Bisnis

Pengusaha Advertising Tak Lagi Panen Selama Kampanye, Ternyata Ini Masalahnya

Dibanding beberapa tahun lalu, omzet pengusaha advertising selama masa kampanye tidak lagi sebesar dulu.

Pengusaha Advertising Tak Lagi Panen Selama Kampanye, Ternyata Ini Masalahnya
Achmad Maudhody
Ketua Pengda APPSI Kalsel, Winardi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Belanja kampanye termasuk dalam hal reklame yang kini diatur pemerintah membuat pengusaha advertising tidak lagi panen di masa kampanye.

Dijelaskan Ketua Pengda Asosiasi Pengusaha Periklanan Seluruh Indonesia (APPSI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Winardi, dibanding beberapa tahun lalu, omzet pengusaha advertising selama masa kampanye tidak lagi sebesar dulu.

Baca: Tak Mau Masuk Penjara Sendiri, Roro Fitria Bernyanyi dan Beberkan 5 Nama Artis yang Konsumsi Narkoba

"Ya kalau dibandingkan dulu turun 70 sampai 80 persen, jadi kalau masa kampanye sekarang biasa-biasa saja," kata Winardi.

Namun ia berharap, walaupun dengan belanja reklame kampanye yang jauh menurun ini, pemerintah bisa memperhatikan pengusaha advertising daerah dengan tidak memilih pengusaha advertising luar daerah untuk mengerjakan reklame kampanye di Kalsel.

Baca: Mungkinkah Sridevi Dibunuh? Tewas karena Tenggelam, Polisi Larang Suaminya Tinggalkan Dubai

"Untuk kapasitas dan kemampuan kami yakin pengusaha advertising daerah juga bersaing, jadi harapannya pengusaha lokal bisa lebih diutamakan," kata Winardi. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help