Berita Kalteng

Bea Cukai Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal di Pasar Blok R, Ini Kata Pedagang

Beberapa petugas Bea dan Cukai Kanwil Kal Sel-Teng, bersama Bea dan Cukai Pulangpisau melakukan razia

Bea Cukai Sita Ribuan Batang Rokok Ilegal di Pasar Blok R, Ini Kata Pedagang
Banjarmasinpost.co.id/M Fadli Setia Rahman
Ilustrasi - Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Wahyu Hidayat dan jajaran menunjukkan barang bukti rokok tanpa label cukai yang diamankan dari Pasar Baru, Rabu (2/8/2017) sore. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Petugas Bea dan Cukai Kanwil Kal Sel-Teng, bersama Bea dan Cukai Pulangpisau melakukan razia terhadap beberapa toko sembako yang ada di Pasar Blok R Kota Kapuas, Kamis (1/3/2018) sore 16.00 Wib.

Beberapa orang yang menggunakan topi dan seragam lengkap Bea dan Cukai, langsung melakukan penggeledahan terhadap beberapa toko sembako, yakni toko sebagai agen rokok. Salah satunya adalah Toko Harus Jaya.

Dalam pengeledahan, tim gabungan Bea dan Cukai menyita ribuan batang rokok dengan merk M- Mild. Rokok ini jarang beredar di pasaran Kapuas.

Baca: Mengejutkan! Mardani H Maming Mundur Jadi Bupati Tanahbumbu, Ini Alasannya

Dikonfermasi pemilik toko bernama M Janawi mengatakan membenarkan, bahwa ada beberapa orang menggunkan baju seragam Bea Cukai, yang melakukan giat Razia di toko miliknya.

Saat melakukan razia tersebut, pihak Bea dan Cukai mengamankan ribuan batang rokok di toko miliknya, sehingga langsung dilakukan penyitaan dari beberapa slop. Untuk dibawa ke kantor beacukai.

"Barusan ada rokok yang disita di toko saya. Katanya tidak memilik Izin edar, jadi langsung mereka sita karena kami tidak tahu kalau rokok itu tidak meliki izin. Kami belinya dari sales yang biasa menawarkan langsung ke toko saya," katanya.

Hasilnya barang yang disita berjumlah 18.800 batang rokok atau sebanyak 94 slop dari beberapa toko yang terkena razia. (*)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help