Kriminalitas Tanahlaut

Pelaku Penusukan Mengaku Dikeroyok Korban, Kapolres Tala: Mengapa Tidak Mengadu?

Pelaku penusukan tiga korban pengunjung warung malam, M Noor Aidi alias Anang Jangil berdalih dikeroyok sebelum menusuk

Pelaku Penusukan Mengaku Dikeroyok Korban, Kapolres Tala: Mengapa Tidak Mengadu?
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan dalam ekspos keberhasilan menangkap buronan di Mapolres Tanahlaut, Jumat (2/3/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pelaku penusukan tiga korban pengunjung warung malam, M Noor Aidi alias Anang Jangil berdalih dikeroyok sebelum menusuk ketiga lawannya.

Itu dikatakan pelaku saat ditanyai Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan dalam ekspos keberhasilan menangkap buronan di Mapolres Tanahlaut, Jumat (2/3/2018).

"Saya tidak kenal dengan korban. Saya dikeroyok dan dipukul lebih dahulu di bagian kepala sebelah kanan pak," katanya.

Kenapa tidak mengadu kepada polisi saat dikeroyok itu, kata Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan.

Baca: Hasil Akhir Barito Putera Vs PSMS Medan - Skor 2-2, Barito Sempat Dua Kali Unggul

"Saya terlanjur marah pak," katanya menduga sebabkan karena korban cemburu penjaga warung teman pelaku.

Pelaku mengaku kabur ke Samarinda, Kaltim menemui kerabatnya, usai melukai ketiga lawannya di satu warung malam di pinggir Jalan Nasional, Kelurahan Saranghalang.

Baca: Hasil Akhir Persebaya Vs Arema FC - Skor 0-2, Arema FC ke Final Piala Gubernur Kaltim 2018!

Baca: Link Live Streaming MNC TV Borneo FC vs Sriwijaya FC Semifinal Piala Gubernur Kaltim Malam Ini

Akibat perbuatan pelaku, Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan mengaku kesulitan mengungkap karsna para korban tak dapat dimintai keterangan karena lukanya.

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan menegaskan akan melakukan penyisiran di sejumlah warung malam mengantisipasi peredaran minuman keras dan aksi premanisme.

"Pemberantasan miras dan premanisme merupakan program quick win promoter Kapolri. Kita sudah berkomitmen memberantas peredaran miras dan premanisme," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved