Berita Tanahbumbu

Sulit Mendapatkan Air Bersih, Hanya Ini Harapan Warga Gunung Tinggi

Satu di antara wilayah yang belum tersentuh adalah kawasan Kelurahan Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin.

Sulit Mendapatkan Air Bersih, Hanya Ini Harapan Warga Gunung Tinggi
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Satu di antara wilayah yang belum tersentuh adalah kawasan Kelurahan Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Beberapa wilayah di Kabupaten Tanahbumbu masih kesulitan air bersih PDAM.

Satu di antara wilayah yang belum tersentuh adalah kawasan Kelurahan Gunung Tinggi Kecamatan Batulicin.

Kawasan ini masuk wilayah perkantoran Pemerintahan Tanahbumbu.
Namun hingga saat ini belum disentuh air PDAM karena dianggap jauh dari sungai.

Warga pun tak mudah mendapatkan air bersih.

Baca: Ibu Kos Cantik Dibunuh dengan Kejam, Ini 9 Fakta Tentang Kasus Novita Handayani

Kawasan ini sebagai berada di dataran tinggi dan sebagian dataran rendah.

Mereka yang berada di dataran yang lebih tinggi masih terbilang kesulitan air.

Sumur yang dibuat pun kadang airnya tidak terlalu banyak dan hanya cukup mengisi drum kemudian harus menunggu beberapa jam lagi untuk mengisi kembali.

Baca: Antara Langit dan Bumi! Begini Perbedaan Hidup Roro Fitria dan Kakaknya, 9 Foto Ini Faktanya

Namun, tidak semua warga memiliki sumur, sebagian harus mengandalkan tong air untuk menampung air.

Mereka terpaksa harus membeli air untuk keperluan mandi dan mencuci.
Begitu juga untuk air minum, mereka juga harus membeli air galon dan kadang membeli ke pedagang air keliling.

Afi, misalnya. Warga Gunung Tinggi rt 6 tersebut tiap minggunya harus membeli air.

Sebab, dia belum memiliki sumur sendiri sehingga harus membeli air per tiga sampai empat hari.

"Tempat kami ini termasuk tinggi, jadi mau bikin sumur juga harus dalam. Karena belum memiliki sumur sendiri, jadi saya harus membeli air untuk mengisi tong air 12.000 liter," katanya.

Baca: Seru! Istri Sah Temukan Persembunyian Pelakor, Sayang Kamu Dimana, Aku Menemukannya

Tong air dengan ukuran tersebut, dia hanya mampu bertahan tiga sampai empat hari untuk keperluan mencuci dan mandi.

Itu pun tidak setiap hari mencuci pakaian, bila tiap hari dilakukan, air itu tidak akan cukup.

"Setiap pembelian pertong air mulai dari Rp 40.000 hingga Rp 50.000. Dalam satu minggu, pengisian air sampai dua kali. Cukup menguras," katanya.

Sebab itu, dia berharap kepada pemerintah daerah untuk secepatnya pembangunan pipa PDAM.

Pasalnya, dia mendengar ada rencana pembangunan pipa distribusi air PDAM ke Gunung Tinggi, namun kabar kelanjutannya tidak diketahui persis.

"Harapan kami tentu saja pipa PDAM bisa sampai ke Gunung Tinggi. Karena kami juga memerlukan air bersih agat tidak membeli lagi diluaran," harapnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Bersujud, Ahmad Sobari, mengatakan tahun ini sudah ada pengerjaan saluran pipa distribusi air bersih ke arah Gunung Tinggi.

Pengadaan itu dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum dan penataan Ruang Kabupaten Tanahbumbu.

PDAM Bersujud hanya sebagai penerima. Sehingga mereka hanya bisa menunggu saja tergantung dari pelaksanaan dari dinas terkait.

"Kalau keinginan kami, semuanya bisa terdistribusikan tapi kalau jaringannya belum ada ya bagaimana lagi. Tapi informasinya tahun ini untuk daerah Gunung Tinggi mulai dikerjakan Dinas PUPR," katanya.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help