Berita Tanahbumbu

Pertahankan Peringkat di 10 Besar, SMKN 2 Simpangempat Lakukan Strategi Ini

SMKN 2 Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu terus meningkatkan prestasinya dengan tidak keluar dari 10 besar tingkat Provinsi

Pertahankan Peringkat di 10 Besar, SMKN 2 Simpangempat Lakukan Strategi Ini
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
SMKN 2 Simpangempat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - SMKN 2 Simpangempat Kabupaten Tanahbumbu terus meningkatkan prestasinya dengan tidak keluar dari 10 besar tingkat Provinsi Kalimantan Selatan untuk hasil Ujian Nasional.

Prestasi itu akan terus ditingkatkan dan berada di 10 besar.

Hal ini diungkapkan Kepala SMKN 2 Simpangempat Tanahbumbu, Ribut Giyoni, Minggu (4/3/18).

"Kami berusaha untuk hasil UN 2018 ini setidaknya sama dengan tahun 2017 yang menggondol semua peringkat kabupaten 1 - 10 kabupaten dan 3 orang masuk di tingkat provinsi Kalimantan Selatan," kata pak Giyono.

Baca: Ternyata Awal Pertemuan Chicco Jerikho dan Putri Marino Karena Perjodohan Loh, Ini Bocorannya

Keinginan lebih tentunya sudah ada yaitu bisa meningkatkan prestasi di tingkat Provinsi Kalsel di tiga besar.

Meski begitu, dia tidak terlalu memaksakan karena yang terpenting minimal tetap di 10 besar.

Sementara untuk di tingkat Kabupaten tercatat 1 sampai dengan peringkat 40, semuanya digondol oleh SMKN 2 Simpangempat Tanbu.

Hal ini pula yang membuat beban baginya karena menurut Ribut Giyono, mempertahankan lebih berat baginya apalagi sejak 2011 hingga 2017, peringkat 1 sampai 3 tidak pernah bergeser dari SMKN 2 Simpangempat Tanahbumbu.

Baca: Kabar Gembira! Penerimaan CPNS 2018 Diprioritaskan Bidang Kesehatan dan Pendidikan

"Tentunya prestasi ini tidak bisa kami raih tanpa guru-guru yang berperan penting. Makanya, kami berterimakasih dengan guru dan seluruh staf SMKN 2 Simpangempat yang telah berkomitmen menjaga kualitas pendidikan di SMK ini. Kami juga berterimakai kepda komite dan media yang juga ikut membantu mencerdaskan sekolah, melalui ulasan-ulasan pendidikan," katanya.

Ribut Giyono juga mengatakan peringkat yang diraih siswanya pada 2017 tingkat provinsi Kalsel berada diperingkat 4, 7 dan 9.

Peringkat itu memang diakuinya menurun secara kualitas namun secara kuantitas masih tetap.

"Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitasnya, kami mengupayakanya dengan cara terbentuknya klinik Indomating (Bahasa Indonesia, Matemataika, Bahasa Inggris) dan ini program unggulan untuk diberikan pada anak-anak yang terpilih setelah diseleksi sebanyak 50 orang," katanya.

Baca: Kisah Tragis di Balik Kematian Sridevi, Sejumlah Artis Ungkap Kekejaman Industri Bollywood!

Selain klinik Indomating itu, mereka juga meningkatkan dengan menyelenggarakan kegiatan Sukses UN untuk semua siswanya.

Semua yang dinilai kurang akan diberikan tambahan bobot secara merata.

"Jadi misalnya siswa A kurang di mata pelajaran Matematika, maka pelajaran Matematikanya akan ditambah. Tujuannya tidak lain adalah menambah bobot dan untuk mendapatkan prestasi, semua siswa diberikan pelayanan Sukses UN itu," katanya.

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved