Seputar Kalteng

Polres Kapuas Telisik Kasus Oprit Jembatan Desa Aruk yang Ambruk

Berkenaan dengan ambruknya oprit Jembatan Sei Aruk, Desa Aruk Kecamatan Timpah pada Jum’at (2/3/2018)

Polres Kapuas Telisik Kasus Oprit Jembatan Desa Aruk yang Ambruk
Tribun Kalteng/Jumadi
Kondisi Jembatan di Desa Sei Aruk Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Berkenaan dengan ambruknya oprit Jembatan Sei Aruk, Desa Aruk Kecamatan Timpah pada Jum’at (2/3/2018) dinihari lalu dan sempat menyebabkan dua orang warga mengalami luka robek dengan 6 jahitan.

Itu akibat mereka terjatuh masuk ke reruntuhan oprit tersebut. Pihak Rekrim Polres Kapuas kirim Tim Khusus guna memeriksa kelayakan dan kualitas dari pembuatan jembatan tersebut.

Demikian yang dikatakan oleh Kapolres Kapuas AKBP Syachroni Anwar, melalui Kasat Reskrimnya AKP Iqbal Sengaji, kepada wartawan Minggu (4/3/2018) siang.

Baca: Hasil Akhir Persebaya Vs Borneo FC - Skor 1-0, Persebaya Juara 3 Piala Gubernur Kaltim 2018

Menurutnya terkait dengan ambrolnya oprit jembatan Sei Aruk tersebut perlu mendapatkan penyelidikan sebab selain masih bangunan baru yaitu baru selesai dikerjakan pada tahun 2015 namun sudah mengalami kerusakan.

"Saya sudah kirimkan tim khusus guna menyelidiki serta memeriksa kondisi jembatan tersebut, dan rencananya tim akan bekerja serta mengambil sampel-sampel jembatan guna diteliti kualitas dan kuantitas dari bangunan jembatan tersebut, yang pasti tunggu saja hasil dari penyelidikan tim yang sudah saya berangkatkan," jelasnya.

Baca: Waduh! Ayu Ting Ting Peluk Sampai Pegang Devano, Iis Dahlia Elus Dada Ucapkan Astaghfirullah

Seperti diketahui, jembatan Sei Aruk dengan panjang 16 meter dan lebar 6 meter tersebut selain baru dikerjakan pada tahun 2015 dan juga sarana jembatan tersebut adalah satu-satunya akses jalan penghubung warga Desa Aruk untuk dapat keluar dari desanya selain melalui lewat jalur transportasi sungai.

Lalu, pada malam kejadian sebagaimana penuturan Kepala Desa Aruk Edi N Sida kala dikonfirmasi dalam keteranganya menyebtukan bahwa kondisi cuaca pada saat itu Desa Aruk memang diguyuran hujan sejak malam sebelumnya, sehingga membuat air sungai aruk meluap.

Penulis: Jumadi
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help