Berita Tanahbumbu

16 PSK dan Mucikari Ini Kembali 'Beraksi' Puaskan Lelaki Hidung Belang, Alasan Modal Usaha Habis

Lagi, sebanyak 16 perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di eks lokalisasi Sumpul Satui

16 PSK dan Mucikari Ini Kembali 'Beraksi' Puaskan Lelaki Hidung Belang, Alasan Modal Usaha Habis
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Sebanyak 16 perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di eks lokalisasi Sumpul Satui, Kabupaten Tanahbumbu diamankan jajaran Satpol PP Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Lagi, sebanyak 16 perempuan yang diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) di eks lokalisasi Sumpul Satui, Kabupaten Tanahbumbu diamankan jajaran Satpol PP Tanahbumbu.

Ke-16 perempuan dan dua laki-laki turut diamankan saat operasi yang digelar jajaran Satpol PP bekerjasama dengan jajaran Kecamatan Satui dan Polsek Satui.

Dari 16 perempuan yang diamankan, dua di antaranya diduga sebagai mucikarinya.

Diamankannya sebanyak 18 orang tersebut berlangsung pada Minggu (4/3/2018) sekitar pukul 21.00 wita.

Baca: Jadwal Siaran Langsung MNC TV Crystal Palace Vs Manchester United (MU) Malam Ini - Memori 1992-1993

Baca: Ini Puisi Romantis Putri Marino untuk Chicco Jerikho, Netizen: Baper Sampai Ke Ubun-ubun

Sementara dua laki-laki terdiri dari tamu dan satu lagi mengaku sebagai operator karaoke.

Semuanya dibawa ke kantor Satpol PP Kabupaten Tanahbumbu untuk menjalani pemeriksaan dan tindak lanjut sebelum diserahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Tanahbumbu.

Dari pengakuan PSK saat ditemui di kantor Satpol PP Tanbu, Senin (5/3/18) mengatakan mereka semuanya datang dari Jember.

Dari 16 perempuan tersebut ada pemain lama yang pernah menerima uang Rp 10 juta pada pemulangan PSK pada 2015 lalu dan sebagian merupakan pemain baru bawaan pemain lama yang sekarang berperan sebagai mucikari.

Menurut penuturan mucikari, dia kembali bekerja untuk memuaskan lelaki hidung belang lantaran modal yang diberikan sudah habis.

Baca: Zaman Buwas BNN Tembak Mati Bandar Narkoba Melawan, Heru Winarko Bakal Lakukan Ini di Eranya

Baca: Kena Deh! Tim SAR Sudah Menyisir Sungai Dikira Tenggelam, Ternyata ABG Cewek Ini Sedang Happy

Sehingga mereka kembali nekat ke Tanbu untuk melakukan perbuatan yang sama lagi bahkan membawa beberapa orang dari Jember.

"Namanya perlu uang, apalagi melihat banyak yang balik lagi ke Tanbu makanya saya juga ikut kembali," katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Tanbu H Riduan melalui Kasi Operasional dan pengendalian, Aulia Hadi Waluyo, mengatakan diamankannya 18 orang tersebut setelah mendapatkan informasi. Informasi itu langsung ditindaklanjuti.

Alhasil, saat itu ada sebanyak 18 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 16 perempuan. Dua di antaranya, perempuan yang menjadi mucikarinya dan menjual alkohol dilokasi tersebut.

Baca: Fakta-fakta Penembakan Studio Soneta Milik Rhoma Irama, sang Putri Sebut Ada Keanehan

Baca: Ngeri, Acara Karma ANTV Berani Panggil Dajjal? Wah Sampai Ada yang Kerasukan

"Dari hasil itu akan akami proses lebih lanjut untuk dua mucikari dan penjual miras. Keduanya akan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut," katanya.

Aulia juga mengatakan, untuk proses tipiring kepada PSK masih belum bisa diterapkan karena perdanya baru saja terbentuk dan masih tahap sosialisasi.
Sesuai dengan perda yang baru itu perda Nomor 21 tahun 2017 tentang penanggulangan prostitusi dengan ancaman 3 bulan penjara dan denda Rp 50.000.000.

"PSK akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk diberikan pembinaan dan kemungkian dipulangkan. Sementara dua mucikari diserahkan kepihak kepolisian untuk proses perdagangan orang serta penjual minuman keras," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved