Berita Banjarmasin

Wah Gawat! Mako Lanal Banjarmasin Diserbu Pendemo, Ternyata Begini Fakta Sebenarnya

Disertai dengan suara lonceng yang nyaring, puluhan anggota bersenjata pun nampak berhamburan menuju

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lengking bunyi alarm terdengar panjang di Pangkalan TNI AL Banjarmasin, Senin (5/3/2018) pagi.

Disertai dengan suara lonceng yang nyaring, puluhan anggota bersenjata pun nampak berhamburan menuju segala penjuru pangkalan TNI AL Banjarmasin.

Hingga tak berapa lama kemudian terdengar suara gencatan senjata antara anggota Pangkalan TNI AL (Lanal) Banjarmasin dengan sekelompok Saparatis.

Pertempuran pun terpantau sengit pagi itu. Bahkan meski pasukan Lanal Banjarmasin berhasil memukul mundur kelompok saparatis, namun tidak pada hari berikutnya.

Musuh kembali meneror dan menyerang Pangkalan TNI AL Banjarmasin dengan berbagai cara. Diantaranya, mereka sempat menyusupkan bom di sebuah rumah dinas dan melakukan pembajakan terhadap pesawat pangkalan TNI AL Banjarmasin.

Namun lagi-lagi upayanya tersebut tidak berjalan mulus lantaran mendapatkan perlawanan oleh tim anti teror dan sabotase Lanal Banjarmasin. Salah seorang penyusup, Untung berhasil ditangkap anggota Lanal Banjarmasin.

Hingga selanjutnya merasa buntu melakukan penyerangan langsung, kelompok saparatis memanfaatkan dan menghasut warga agar melakukan demo.

Sedikitnya sekitar 30 pendemo mendatangi dan menyerang markas Lanal Banjarmasin. Mereka menuntut pembubaran Lanal Banjarmasin lantaran dituding telah merampas tanah rakyat.

Danlanal Banjarmasin, Letkol Laut (P) Wijayanto mengatakan latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit dalam melaksanakan tugas.

Dalam latihan tersebut pihaknya juga melibatkan seluruh anggota Lanal Banjarmasin, pemadam kebakaran SP5 dan SP14 serta tim Unit Jibom Gegana Brimob Polda Kalsel. Sedangkan untuk penilaian latihan pihaknya juga kedatangan tim Koat Koarmatim.

" Untuk latihan sendiri, kami ada beberapa tahap. Untuk P1, kami lebih menekankan pada software-softwarenya. Sedangkan untuk P2 meliputi penanganan kebakaran, sabotase, dan lainnya yang dalam hal ini meningkatkan keterampilan anggota," jelas Letkol Laut (P) Wijayanto.(Banjarmasin Post/Ahmad Riski Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help