Bumi Sanggam

KPU Lantik Pengurus PPK Kecamatan se Kabupaten Balangan, Ini Harapan Bupati Ansharuddin

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Balangan melantik 24 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) wilayah setempat

KPU  Lantik Pengurus PPK Kecamatan se Kabupaten Balangan, Ini Harapan Bupati Ansharuddin
Istimewa
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Balangan melantik 24 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) wilayah setempat di Aula Hotel Aston, Tanjung, kemarin Senin (5/3/2018).‬ 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Balangan melantik 24 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) wilayah setempat di Aula Hotel Aston, Tanjung, kemarin Senin (5/3/2018).‬

‪Dalam pelantikan anggota PPK itu, turut berhadir Asisten II Pemkab Balangan, Rasman yang mewakili Bupati Balangan, Ketua DPRD Balangan H Abdul Hadi, Kajari Balangan Tommy Kristanto, para Camat , Panwaslu Balangan, unsur pimpinan Parpol, serta organiasi pemuda.

‬Ketua KPU Balangan H Usman M mengatakan, pelantikan para PPK ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan ada makna dan tanggungjawab yang harus diemban oleh masing-masing pribadi.‬

‪“Mereka sudah kami pilih sesuai kualitas dan aturan yang ada, bekerjalah dengan cerdas dan jadilah pribadi yang jujur dalam melaksanakan tugas,” ujar Usman.‬

‪Adapun 24 PPK yang dilantik ini, jelas Usman, berasal dari delapan kecamatan di Kabupaten Balangan yang nantinya per kecamatan masing-masing ditempatkan tiga orang serta ditambah dua staf PKK sebanyak dua orang.‬

‪Atas dilantiknya pengurus PPK Balangan itu, Bupati Balangan H Ansharuddin yang diwakili Asisten II Pemkab Balangan, Rasman pun mengucapkan selamat menjalankan tugas sekaligus memberikan pesan kepada 24 PPK itu.‬

"Saya ucapkan dua kali selamat. Pertama, selamat atas dipercayanya saudara mengemban amanah penting dalam proses demokrasi bangsa kita. Dan kedua, selamat bekerja dan memberi kontribusi penting dalam sejarah bangsa. Nama saudara mungkin memang tidak akan dicatat dalam sejarah karena peran saudara sebagai anggota PPK, namun bila saudara jalankan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan, jasa dan kontribusi saudara sama sekali tidak dapat dihapuskan, tidak pula dapat dianggap remeh," katanya.

Menurutnya, amanah, jasa dan kontribusi yang penting itu menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar formalitas atau mekanisme yang harus dijalani. Pelantikan ini mengandung harapan akan perbaikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk di antaranya pada kedewasaan berdemokrasi. Bukan hanya demokrasi dalam konteks pemilu, namun lebih luas lagi dalam kehidupan sehari-hari.

Secara khusus lanjutnya akan memfasilitasi warga negara dalam memilih wakil-wakilnya maupun para pemimpinnya. Kita tentu memaklumi, bahwa setiap pemimpin dan wakil rakyat memiliki visi, yang hampir pasti berbeda-beda satu sama lain. Dengan demikian, pelaksanaan tugas saudara akan turut menentukan nasib bangsa kita, setidaknya dalam lima tahun terhitung sejak dilaksanakannya pemilu. Namun perlu disadari, bahwa apa yang terjadi pada sebuah bangsa dalam jangka waktu lima tahun, bisa jadi akan membekas dan mempengaruhi perjalanan bangsa tersebut selama puluhan tahun ke depannya.

"Saya mengatakan ini untuk memberikan gambaran betapa besar andil peran, tugas dan tanggung jawab saudara sebagai anggota PPK," tegasnya.

Dengan memahami hal-hal tersebut, ia harapkan tergugah untuk segera mempelajari dan memahami sebaik-baiknya tugas, wewenang dan kewajiban saudara sebagai panitia pemilihan kecamatan, sesuai aturan dalam undang-undang yang berlaku. Dalam hal ini, kompetensi dan kapasitas saudara akan sangat signifikan mempengaruhi kinerja saudara, dan pada gilirannya nasib bangsa.Hadirin sekalian yang berbahagia,

"Saya ingin berpesan dua hal kepada para anggota PPK. Pertama, bahwa pemilu adalah sebuah hajatan besar dengan permasalahan yang kompleks. Maka, persiapan yang matang, profesionalisme dalam bekerja, serta saling koordinasi adalah sebuah keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar," ujarnya.

Dan kedua, tolong, jangan nodai kepercayaan yang telah diberikan kepada saudara. Sedini mungkin, jauhkan diri saudara dari potensi-potensi godaan yang bisa mempengaruhi niat ikhlas dan profesionalisme saudara dalam bekerja.

"Masyarakat mengawasi kinerja saudara, baik secara langsung maupun melalui bantuan media sosial, media massa, LSM, pemerintah, dan lain-lain," tutupnya. (*/aol)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help