Berita Kotabaru

Sebagian Lahan di 150 Desa Masuk Kawasan Hutan, Percepatan Pembangunan Perdesaan Tertunda

Proses percepatan pembangunan infrastruktur di sebagian besar wilayah pedesaan di Kabupaten Kotabaru dipastikan tertunda.

Sebagian Lahan di 150 Desa Masuk Kawasan Hutan, Percepatan Pembangunan Perdesaan Tertunda
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang Kotabaru Akhmad Rivai 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Proses percepatan pembangunan infrastruktur di sebagian besar wilayah pedesaan di Kabupaten Kotabaru dipastikan tertunda. Pembangunan tidak bisa dilakukan dalam waktu belum bisa ditentukan lantaran beberapa persen tanah desa berada dal kawasan hutan.

Berdasarkan inventarisasi Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang, dari 202 desa sebanyak 150 desa yang sebagian masuk kawasan hutan bervariatif mulai hutan lindung, hutan produksi hingga cagar alam.

Berdasarkan data penyandingan peta RTRW kabupaten Kotabaru dengan permenhut 435 tahun.

Baca: Memalukan! Menteri Susi Tegur Wali Kota Cantik Ini Terkait Danau Kotor yang Dibiarkan di Tangsel

Dikemukakan Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang Akhmad Rivai usai pertemuan dengan seluruh perwakilan desa dan intansi terkait, kemarin di Operation Roop Pemkab Kotabaru.

Diakui Rivai, masuknya sebagian lahan desa tersebar di 150 desa ke dalam kawasan hutan dengan status variatif. Berdampak terhadap proses percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

"Bila ada rencana kegiatan, tapi lahanya masuk dalam kawasan hutan ya sebaiknya ditunda dulu," ungkap Rivai.

Karena diakuinya bukan cuma ketika ada kegiatan pembangunan, tetapi masih berstatus kawasan hutan akan sangat rawan dipersoalkan yang berimplementasi ke hukum.

Baca: Begitu Muncul Asap, Ratusan Santri Ponpes Al Falah Berjibaku Padamkan Api di Plafon Kelas

Maka dari itu, tidak ingin persoalan tersebut terjadi. Terlebih berakibat terhambatnya proses percepatan pembangunan disarankan semua pihak desa yang sebagian wilayah masuk kawasan agar menyampaikan penyelsaian usulan penguasaan tanah dalam kawasan hutan.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved