BFokus Pesisir

Sedihnya Warga Kurau Tergatung pada Penjual Air Keliling, Sumur Galinya Sering Terasa Seperti Ini

Warga hanya mengandalkan sumur gali dan sumur bor yang terkena intrusi air laut sehingga tidak enak dikonsumsi sebagai air minum.

Sedihnya Warga Kurau Tergatung pada Penjual Air Keliling, Sumur Galinya Sering Terasa Seperti Ini
banjarmasinpost.co.id
Warga beli air bersih menggunakan jeriken 

BANJARMASIN POST.CO.ID, PELAIHARI - Kondisi kesulitan air bersih hingga kini dialami warga di Desa Kurau Utara Kecamatan Bumimakmur dan sebagian di Desa Padangluas Kecamatan Kurau, Tanahlaut.

Itu karena belum semua menyambung pipa air PDAM Kurau.

Warga hanya mengandalkan sumur gali dan sumur bor yang terkena intrusi air laut sehingga tidak enak dikonsumsi sebagai air minum.

Bahkan terkadang terasa asin.

Kebutuhan air bersih warga terpaksa membeli melalui penjual air keliling. Penjual air keliling itu mengambil di sumber air di Desa Malukabaulin.

Baca: Sinetron Turki Bikin Wanita Arab Saudi Baper Gegara Setop Tayang, Netizen: Kehidupan Telah Berakhir

Baca: Bianca Jodie Berakhir dari Indonesian Idol 2018, Tapi Kenapa Dia Bilang Suara Bukan untuk Diadu

Baca: Ancaman Krisis Air Bersih Bayangi Kotabaru, Warga Harus Capek Begadang Menunggu Mengalir

"Kami membeli air dari Malukabaulin kalau untuk dikonsumsi atau memasak. Air sumur gali hanya untuk keperluan mandi dan cuci," kata Hikmatullah, warga setempat.

Humas PDAM Tanahlaut, Amar Makrufi mengatakan, sekitar 60 persen warga belum terlayani sambungan pipa PDAM Tanahlaut karena masih mengandalkan air sumur gali dan air sumur bor.
(Banjarmasinpost.co.id/muhktar wahid)

Berita selengkapnya baca B-Focus Pesisir di Banjarmasin Post edisi Rabu (7/3/2018).

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved