Berita Kotabaru

Baru Setahun Selesai Dibangun, Bangunan Embung di Kelumpang Hilir Sudah Dua Kali Ambruk

Proyek kegiatan 2016 pekerjaan pembangunan embung di perbatasan antara Desa Serongga-Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir

Baru Setahun Selesai Dibangun, Bangunan Embung di Kelumpang Hilir Sudah Dua Kali Ambruk
istimewa
Bangunan embung dibangun Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air di Kecamatan Kelumpang Hilir ambruk. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Proyek kegiatan 2016 pekerjaan pembangunan embung di perbatasan antara Desa Serongga-Tegalrejo, Kecamatan Kelumpang Hilir Kotabaru dipastikan belum bisa dimanfaatkan untuk peningkatan pemenuhan kebutuhan air bersih ke masyarakat.

Belum bisa dimanfaatkan, embung yang dibangun menggunakan dana pemerintah karena bangunan yang selesai dibangun setahun lalu, kondisinya kini sudah ambruk di beberapa bagian.

Kepala Bidang Jalan, pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kotabaru Adi Noryanto saat dikonfirmasi, membenarkan ambruknya bangunan embung tersebut.

Baca: Mertua Wali Kota Ini Adukan Biaya Perawatan di RSUD Ratu Zalecha, 3 Hari Rp 8 Juta Lebih

Diungkapkan Adi Noryanto, ambruknya fisik bangunan terjadi sekitar bulan januari 2018 lalu.

Bahkan sebelumnya (pada 2017) juga pernah ambruk, namun diperbaiki kontraktor karena saat itu masih ada waktu pemeliharaan.

"Sudah dua kali ambruk. Dan, masalah ini sudah sampai ke kejaksaan," kata Adi Noryanto saat ditemui, Rabu (7/3/2018).

Masih Adi Noryanto, terkait persoalan ambruknya fisik bangunan embung, kontraktor pelaksaan menyatakan kesediaan memperbaiki fisik bangunan yang ambruk.

Baca: Ya Allah! Demi Belikan HP Untuk Sang Anak, Seorang Ibu Rela Menjajakan Ginjalnya

"Tapi memang masih disampaikan secara lisan. Sebaiknya dibuat secara tertulis dan bermatrai jadi bisa disampaikan ke kejaksaan," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help