Ekonomi dan Bisnis

IHSG Melemah, Negeri Paman Sam Kembali Jadi Pemicu

Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mengalami pukulan keras dengan ditutup melemah 131.84 poin atau turun 2,03 persen

IHSG Melemah, Negeri Paman Sam Kembali Jadi Pemicu
banjamasinpost.co.id/achmad maudhody
Memantau pergerakan harga saham lewat layar komputer 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali mengalami pukulan keras dengan ditutup melemah 131.84 poin atau turun 2,03 persen di akhir perdagangan sesi terakhir di angka 6.368, Rabu (7/3/2018).

Pelemahan IHSG merupakan pelemahan lanjutan yang terjadi sejak Hari Jumat (2/3/2018) yang berturut-turut melemah 0,36 persen, 0,48 persen selanjutnya 0,77 persen hingga pelemahan paling dirasakan pada hari ini.

Seperti pelemahan sebelumnya, pelemahan IHSG kali ini juga berkaitan dengan melemahnya indeks komposit di pasar Asia lainnya termasuk Hangseng yang juga melemah 313 poin atau 1,03 persen.

Dijelaskan Senior Equity Brokerage MNC Sekuritas Banjarmasin Herry Wachiedin, hal ini disebabkan karena sentimen negatif yang dipicu mundurnya Penasihat Ekonomi Presiden Amerika Serikat Gary Cohn.

Baca: LINK LIVE STREAMING Badminton Yonex German Open 2018, Ini Jadwal Tanding 10 Wakil Indonesia Sekarang

Baca: Sempat Diintai, Kapolsek Ini Digerebek Bawahan Sendiri Karena Selingkuhi Istrinya, Ini Kronologinya

Hal ini diakibatkan potensi perang dagang yang kembali terjadi di Negeri Paman Sam itu.

Kemunduran Gary Cohn yang dianggap merupakan satu diantara pilar ekonomi Amerika Serikat ini yang membuat para investor termasuk di kawasan Asia cemas.

Namun dengan keadaan ini Herry tidak cemas karena diperkirakan tren ini hanya disebabkan sebab accidental terkait mundurnya Gary Cohn dan tren pelemahan tak akan terlalu jauh berlanjut.

"Kembali saya sarankan ini merupakan kesempatan masuk ke pasar dengan memilih saham dengan fundamental kuat dan harga terjangkau. Karena IHSG juga masih berpotensi menguat," kata Herry.

Yakin dengan pendapatnya, Herry menjelaskan walaupun terkoreksi dalam hingga di level 6.368 namun nantinya para investor termasuk asing akan hitung fair value IHSG yang sebenarnya dan tentunya berada di posisi yang lebih baik.(*)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved