Health Info

Hai Bunda, Kenali Minuman Olahan yang Berbahaya Bagi Anak, Simak Penjelasan BBPOM Ini

Pewarna pangan memiliki nomor izin edar dari Badan POM dengan kode POM MD atau POM ML diikuti 12 digit angka

Hai Bunda, Kenali Minuman Olahan yang Berbahaya Bagi Anak, Simak Penjelasan BBPOM Ini
Istimewa
Kasie Layanan Informasi Konsumen BBPOM di Banjarmasin, Gusti Maulita Indriyana 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Minuman segar adalah minuman yg menghilangkan rasa dahaga, terasa nyaman, menyegarkan dan menyehatkan. Minuman segar sering ditambahkan pewarna agar menarik.

Amankah dikonsumsi anak-anak, menurut penjelasan Kasie Layanan Informasi Konsumen Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarmasin, Gusti Maulita Indriyana, bahwa selama pewarna yang digunakan adalah pewarna pangan yang dizinkan dan digunakan sesuai takaran yang telah ditentukan, dapat dikatakan bahwa minuman segar itu aman.

Baca: Khianati Cinta Suami, Wanita Ini Meregang Nyawa Saat Selingkuh dengan Pria Lain di Hotel

Baca: Wali Kota Ini Dipasung Warga saat Hendak Resmikan Jembatan, Katanya Kinerja Tidak Baik

Pewarna pangan memiliki nomor izin edar dari Badan POM dengan kode POM MD atau POM ML diikuti 12 digit angka. Yang berbahaya adalah minuman yang dicampur dengan pewarna non pangan atau pewarna kertas atau pewarna tekstil atau dikenal juga dengan sebutan wantex.

Pewarna non pangan yang sering disalahgunakan dalam pangan adalah Rhodamin B atau pewarna merah dan methanyl yellow atau pewarna kuning.

Tips agar terhindar dari pangan yang mengandung pewarna berbahaya yaitu waspada pangan dengan warna yamg sangat mencolok atau ngejreng. Cermati apakah terdapat titik-titik merah akibat pencampuran yang tidak merata, biasanya ditemukan pada kerupuk berwarna.

Baca: Hasil Juventus Vs Tottenham Hotspur - Dua Gol Itu Bawa Juve ke Delapan Besar Liga Champions

Baca: Hai Anak Zaman Now, Perkenalkan Arul Power Metal, Tetap Setia Musik Rock Hingga Akhir

“Beli dan konsumsi pangan yang terdaftar baik di BPOM atau di Dinas Kesehatan. Cek kadaluarsa setiap produk,” katanya.

Dia juga mengatakan, Badan POM mengawasi pangan olahan yang beredar di masyarakat, termasuk minuman segar. Pengawasan yang dilakukan adalah pemberian nomor izin edar atau pengawasan premarket.

Selanjutnya pengambilan sampel dan pengujiannya atau pengawasan post market, pemeriksaan sarana produksi dan sarana distribusi

Pihaknya menghimbau masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas, dengan selalu mengkonsumsi pangan yang aman, bermutu dan bergizi. Hindari pangan ilegal, periksalah selalu kemasan produk, label, izin edar serta kadaluarsa. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help