Berita Banjarmasin

Kaum Bisu Tuli di Kalsel Bakal Dilatih Ini Supaya Bisa Lebih Berperan di Masyarakat

"Iya dalam waktu dekat, kita akan menggelar pelatihan untuk kaum bisu tuli di Kalsel ini"

Kaum Bisu Tuli di Kalsel Bakal Dilatih Ini Supaya Bisa Lebih Berperan di Masyarakat
Istimewa
SOSIALISASI UU Nomer 8 Tahun 2016 tentang penyandang cacat dan sosialiasi program penjangkauan Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) Meohai Kendari, Rabu (7/3/18) lalu di Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Unit Pelaksa Teknis (UPT) Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) Meohai Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara berencana memberikan pelatihan ketrampilan kepada kaum bisu tuli di Kalsel berencana menggelar pelatihan ketrampilan kepada kaum buta tuli di provinsi ini.

"Iya dalam waktu dekat, kita akan menggelar pelatihan untuk kaum bisu tuli di Kalsel ini. Saya melihat populasi penyandang disabilitas rungu wicara di Kalsel cukup tinggi," kata Kepala UPT PSBRW Meohai Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Budi Sucahyono,S.ST, Kamis (8/7/13).

Menurut data, jelas Budi, dari Dinas Sosial Provins Kalsel, di provinsi ini sekitar 200 orang penyandang bisu tuli

Menurutnya, kaum disabilitas tuna rungu wicara selama ini dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Padahal kalau kaum disabilitas rungu wicara diberikan kesempatan untuk berperan, bukan tidak mungkin mereka akan menghasilkan sesuatu manfaat yang sangar besar bagi masyarakat.

Nah, sambungnya, pelatihan untuk disabilitas rungu wicara tersebut direncanakan bulan depan atau April mendatang. Saat ini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Kalsel dan Dinas Sosial Kota Banjarmasin untuk pemantapan pelatihan bagi kaum bisu tuli tersebut.

Ditambahkanya, salah satu upaya persiapan pelatihan tersebut, pihaknya telah menggelar sosialisasi UU Nomer 8 Tahun 2016 tentang penyandang cacat dan sosialiasi program penjangkauan Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) Meohai Kendari, Rabu (7/3/18) lalu di Banjarmasin.

Dalam sosialisasi ini, lanjutnya, dihadiri oleh perwakilan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN), perwakilan Dinas Sosial Kota Banjarmasin, perwakilan Kecamatan Banjarmasin Tengah, perwakilan sejumlah kelurahan di Kota Banjarmasin dan H Jajang Markoni, S.Sos. MM, Plh Kadinsos Provinsi Kalsel.

Sosialisasi UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang cacat dan sosialiasi program penjangkauan Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) Meohai Kendari dibuka langsun oleh H Jajang Markoni, S.Sos. MM, Plh Kadinsos Provinsi Kalsel. (ogi).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved