Berita Tanahlaut

Panwaslu Surati Timses Paslon Terkait Kepemilikan Akun Media Sosial

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut menyampaikan surat perihal klarifikasi kepemilikan akun media sosial

Panwaslu Surati Timses Paslon Terkait Kepemilikan Akun Media Sosial
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Inilah akun media sosial pasangan calon peserta Pilkada yang dicurigai Panwaslu Kabupaten Tanahlaut sebagai akun liar karena belum didaftarkan dan dilaporkan ke KPU Kabupaten Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut menyampaikan surat perihal klarifikasi kepemilikan akun media sosial pasangan calon peserta Pilkada 2018.

Itu dikatakan Ketua Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Marsudi karena sejak awal tahapan kampanye hingga kini, keberadaan akun media sosial bergambar pasangan calon peserta Pilkada belum dilaporkan.

Menurut Marsudi, akun media sosial bergambar pasangan calon peserta Pilkada itu diduga tidak dikelola tim sukses pasangan calon sehingga patut dicurigai ilegal atau liar.

"Makanya kami menyurati tim sukses pasangan calon untuk diklarifikasi dan jawaban atas surat dari Panwaslu itu segera dibalas dalam waktu sehari," katanya.

Baca: Kapolresta Banjarmasin Perintah Tembak Bripka SP, Saat Ini Bripka SP Dikejar Polisi Gabungan

Apa konsekwensi jika ternyata akun itu bukan dikelola tim sukses pasangan calon peserta Pilkada 2018?

Marsudi mengaku hanya mengawasi akun media sosial yang dikelola tim sukses atau pasangan calon.

"Tentunya kalau akun media sosial yang saat ini bukan kewenangan Panwaslu mengawasi. Kami mengawasi akun media sosial yang terdaftar di KPU Kabupaten Tanahlaut," tegasnya.

Bagaimana dengan akun media sosial bergambar pasangan calon peserta Pilkada yang terlanjur disukai warganet Pelaihari dan sekitarnya? Marsudi mengaku itu kewenangan tim cybercrime untuk menutup akun media sosial tersebut.

Baca: Daftar Harga Motor Sport 150 CC Honda pada Maret 2018 - Jenis Ini Kurang dari Rp 20 Juta!

"Kami sesuai intruksi Bawaslu RI bahwa akun media sosial peserta Pilkada yang tidak didaftarkan atau dilaporkan ke KPU dinyatakan liar. Itu sudah dipantau tim cyber untuk ditutup" katanya.

Bawaslu RI, jelas Marsudi, sudah melakukan kerjasama dalam menangani akun media sosial liar selama tahapan Pilkada serentak berlangsung se Indonesia.

Itu langkah antisipasi sehingga perlu disikapi dengan Kementerian Informasi dan Komunikasi serta Mabes Polri. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid).

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved