Ekonomi dan Bisnis

Perusahaan Pemegang IUP Batubara di Kalsel Harus Implementasikan SMKP

Setelah terbitnya Peraturan Menteri ESDM No38 Tahun 2014 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP),

Perusahaan Pemegang IUP Batubara di Kalsel Harus Implementasikan SMKP
banjarmasinpost.co.id/salmah
Workshop diselenggarakan oleh Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalsel dan APKPI (Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia) pada Rabu (7/3) di Hotel Fave Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setelah terbitnya Peraturan Menteri ESDM No38 Tahun 2014 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP), maka diminta kepada setiap perusahaan untuk segera menindaklanjuti dan mengimplementasikannya.

SMKP yang telah diterbitkan tersebut tidak akan bermanfaat apabila tidak mendapat respon dan pelaksanaan yang baik dari semua unsur terutama pihak perusahaan.

Dari implementasi SMKP ini mampu merumuskan langkah konkret untuk mengatasi permasalahan keselamatan pertambangan dan tetap melaksanakan prinsip-prinsip keselamatan operasi, K3 dan lingkungan secara sistematis dan terintegrasi dalam suatu sistim manajemen pada perusahaan pertambangan yang berkelanjutan.

Baca: Wah Ternyata Aurel Jiplak Kim Kardhasian Loh di Foto Ini, Ini Buktinya

Demikian arahan yang disampaikan Kepala Dinas ESDM Kalsel, Isharwanto, ST MS yang diwakili Kabid Pertambangan, A Gunawan Hardjito dalam pidato sambutan sekaligus membuka kegiatan Workshop Implementasi SMKP (Sistim Manajemen Keselamatan Pertambangan) Di Bidang Pertambangan Mineral & Batubara.

Workshop diselenggarakan oleh Forum Kepala Teknik Tambang (FKTT) Kalsel dan APKPI (Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia) pada Rabu (7/3) di Hotel Fave Banjarbaru.

Dalam kesempatan ini Ketua Forum KTT Kalsel yang juga sebagai Ketua APKPI DPW Kalsel, Hari Sutikno menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas ESDM Kalsel, pemateri workshop dan peserta atas partisipasi dan terselenggaranya kegiatan ini.

Baca: Sempat Heboh! Ini Analisa Gestur Presiden Jokowi yang Nunduk Saat Jabat Tangan Agus Yudhoyono

"Dirasakan akan sangat bermanfaat jika sistem SMKP ini dapat terimplementasi dengan optimal di perusahaan pertambangan yang memegang izin IUP dan PKP2B di Kalimantan Selatan," ujarnya.

Kegiatan workshop ini mengulas tuntas mengenai strategi implementasi SMKP yang saat ini menjadi syarat penilaian kinerja keselamatan operasional pertambangan.

Materi yang dibawakan antara lain adalah Membangun Safety Culture/Leadership menuju Zero Accident yang dijabarkan oleh Ir Sunarto Suwito MSc. (Wakil Direktur DPP APKPI dan juga praktisi keselamatan pertambangan).

Baca: Bripka SP Mendadak Viral, Disebut-sebut Bawa Kabur Tahanan, Tapi Faktanya Berkata Lain

Materi lain yang disajikan adalah mengenai Identifikasi Bahaya Penilaian Risiko dan Pengendalian Risiko yang disampaikan oleh Rudy Cahyadi, trainer dari lembaga pelatihan keselamatan All Sys dan juga praktisi keselamatan pertambangan.

Dari kegiatan workshop ini, diharapkan sistem manajemen keselamatan di pertambangan dapat diimplementasikan dan diaplikasikan dengan kesamaan persepsi yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri ESDM, sehingga angka kecelakaan tambang dapat ditekan untuk peningkatan kinerja usaha pertambangan.

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help