Berita Tanahlaut

Ini Kata Anggota Komisi III DPR RI Terkait Over Kapasitas Lapas dan Kinerja Gakkumdu

Warga binaan di lembaga pemasyarakat dan rumah tahanan negara di Provinsi Kalimantan Selatan, tak lagi sesak bernapas

Ini Kata Anggota Komisi III DPR RI Terkait Over Kapasitas Lapas dan Kinerja Gakkumdu
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Aditya Mufti Arifin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Warga binaan di lembaga pemasyarakat dan rumah tahanan negara di Provinsi Kalimantan Selatan, tak lagi sesak bernapas dan tidur berdesakan.

Itu karena anggaran pembangunan blok tambahan akan diperjuangkan anggota Komisi III DPR RI asal Provinsi Kalimantan Selatan, Aditya Mufti Arifin.

Kabar itu dikatakan seusai meresmikan dan tasyakuran kantor sekretariat baru DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Tanahlaut di Pelaihari, Jumat (9/3/2018).

Menurut putra sulung mantan Gubernur Kalsel, Rudy Arifin ini, kondisi kelebihan penghuni warga binaan dengan blok hunian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Telukdalam dan Rumah Tahanan (Rutan) sudah dibicarakan.

Baca: Hasil Persela Vs Persipura - Skor Akhir 0-0, Cuma Sempat Menggetarkan Tiang Gawang

Diakui anggota DPR RI termuda ini, anggaran dana untuk pembangunan blok baru di sejumlah Lapas dan Rutan di Provinsi Kalimantan Selatan memang sangat terbatas.

"Sudah ada penambahan blok itu dan tahun ini pun anggaran dana penambahan blok akan diperjuangkan lagi," kata pria yang akrab disapa Ofy ini.

Terkait anggaran dana di lembaga kepolisian dan kejaksaan,
Ofy mengaku masih dievaluasi dan melihat pengungkapan kasus di daerah, khusus daerah yang melaksanakan tahapan pemilihan kepala daerah serentak 2018 ini.

"Komisi III DPR RI ingin melihat kinerja Gakkumdu. Jadi kalau ada laporan dan masyarakat atau Bawaslu RI prosesnya cepat hingga sampai ke Pengadilan," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved