Berita Kalteng

Antisipasi Karhutla Gubernur Kalteng Kumpulkan Camat dan Bupati

Gubernur Kalteng, mengatakan kepada banjarmasinpost.co.id, pihaknya dalam waktu dekat akan mengumpulkan

Antisipasi Karhutla Gubernur Kalteng Kumpulkan Camat dan Bupati
faturahman
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Mendekati musim kemarau yang diperkirakan akan terjadi dalam Bulan April 2018 mendatang, mulai dipersiapkan kesiagaan antisipasi kemungkinan akan terjadi kebakaran lahan secara sporadis di Kalimantan Tengah.

Meskipun, hingga, Sabtu (10/3/2018) Provinsi Kalimatan Tengah masih di guyur hujan lebat hampir di semua wilayah yang ada di Bumi Tambun Bungai sehingga di beberapa daerah sempat terjadi banjir hingga ke rumah penduduk akibat luapan drainase.

Baca: Pendiri Matahari Depstore Hari Darmawan Tewas, Ditemukan di Kali Ciliwung

Baca: Inilah Sosok Tahanan Narkoba yang Dibawa Kabur Bripka SP, Ternyata Faktanya Seperti Ini

Baca: Pria Asal Cempaka Ini Diminta Hapus Nama Belakangnya, Bergaya Habib untuk Angkat Bisnis

Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, mengatakan kepada banjarmasinpost.co.id, pihaknya dalam waktu dekat akan mengumpulkan beberapa pihak seperti Bupati,Camat, Kepala Kejaksaan, Kapolres da lainnya untuk duduk bersama membahas antisipasi karhutla tersebut.

Dikatakan Gubernur, pihaknya sangat serius dalam upaya mengantisipasi agar tidak terjadin kebakaran hutan dan lahan dalam tahun 2018 ini, sehingga perlu sinergisitas untuk upaya mengantisipasinya sejak dini.

"Kami sudah melakukan rapat bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah se Kalteng,dan akan berlanjut dengan melakukan rapat lagi bersama para camat dan bupati juga para Kapolres untuk upaya antisipasi tersebut, sehingga terjadi sinergisitas dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan," katanya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Anang Revandoko, mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan sosialisasi kepda warga agar tidak membakar lahan untuk lahan pertanian,karena bisa kena sanksi.

"Bukan haya warga yang dilakukan sosialisasi agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, termasuk perusahaan dan senmua disosialisasi terkait, hal tersebut, sehingga diharapkan nantinya tidak kebakaran lahan dan kabut asap saat musim kemarau, " ujarnya. (www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help