Berita HST

Bhabinkabtibmas Pamangkih Damaikan Pelaku dan Korban Penganiayaan, Ini Alasannya

Penyelesaian perkara antarmasyarakat melalui jalan damai di luar proses hukum, terus dilakukan Polres HST.

Bhabinkabtibmas Pamangkih Damaikan Pelaku dan Korban Penganiayaan, Ini Alasannya
istimewa
Proses perdamaian kasus penganiayaan warga Desa Pamangkih, Kecamatan Labuanamas Utara, HST oleh Bhabinkamtibmas bersama kepala desa disaksikan kedua orangtua masing-masing. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penyelesaian perkara antarmasyarakat melalui jalan damai di luar proses hukum, terus dilakukan Polres HST, melalui Bhabinkamtibmas yang ditugaskan langsung ke tengah  masyarakat di wilayah tugasnya.

Tak hanya menyelesaikan kasus di luar pengadilan, mereka juga mengupayakan perdamaian antara pelaku dan korban, dengan tujuan tali silaturahmi antarwarga tertap terjalin.

Pemecahan masalah di luar proses hukum kali ini dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pamangkih, Kecamatan Labuanamas Utara, Hulu Sungai Tengah, Brigadir Hardi Rumaidi, dalam kasus penganiayaan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Pekan 30 MNCTV Malam Ini, Manchester United vs Liverpool, Seru!

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui Humas Polres HST Bripka Husaini kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (10/3/2018) menjelaskan, Rumaidi berhasil mendamaikan Junaidi (18) dan Fahrul Razi (27).

Junaidi melakukan pemukulan terhadap Fahrul, dipicu kesalahpahaman. “Dia memukul Fahrul, pada Jumat 2 Maret 2018 lalu, sekitar pkul 17.00 Wita,” kata Husaini.

Perdamaian diutamakan Bhabinkabtibmas tersebut, mengingat bukan penganiayaan berat.  Korban tidak mengalami  luka parah dan pelaku meminta maaf. Bahkan, korban pun memaafkan pelaku.

“Pelaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Apalagi korban dan pelaku masih bertetangga sehingga tak baik memutus tali silaturahmi,” katanya.

Oleh Brigadir Rumaidi, jelas Husaini, dibantu Kepala Desa setempat sebelumnya telah melakukan pendekatan, dan mempertemukan keduanya di Mapolsek LAU.

Baca: Ini Dugaan Sementara Kronologi Tewasnya Pemilik Matahari Group Hari Darmawan versi Kepala BNPB

Pertemuan juga disaksikan kedua orangtua masing-masing.  Dengan diselesaikannya kasus tersebut secara kekeluargaan, kedua belah pihak sepakat  menandatangani surat perjanjian perdamaian yang disaksikan orang tua dari remaja tersebut serta kasus tersebut tak dibawa ke jalur hukum.  

Disebutkan, penyelesaian kasus yang memungkinkan diselesaikan di luar jalur hukum, merupakan  arahan dari Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Sabana Atmojo.  Bhabinkamtibmas Polres HST wajib  melakukan tindakan penyelesaian masalah ( problem solving) warga binaannya.

Baca: Dugaan Kronologi Tewasnya Pendiri Matahari Dept Store Hari Darmawan, Benarkah Terpleset?

Dijelaskan, sebagaimana disebutkan dalam  Pasal 26 Perkap No 3 Tahun 2015, Bhabinkabtibmas,

melaksanakan kunjungan atau sambang kepada masyarakat. Tujuannya,  untuk mendengarkan keluhan warga masyarakat tentang permasalahan Kamtibmas dan memberikan penjelasan serta penyelesaiannya, serta memelihara hubungan silaturahmi dan persaudaraan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved