Berita Olahraga

Coach Asal Banjarmasin Sukses Ukir Sejarah Bagi BSB Hangtuah di IBL 2017-2018

Klub bola basket profesional, Bank Sumsel Babel (BSB) Hangtuah sukses lolos ke babak semifinal atau final four

Coach Asal Banjarmasin Sukses Ukir Sejarah Bagi BSB Hangtuah di IBL 2017-2018
istimewa
Pelatih BSB Hangtuah, Andika Supriadi Saputra (kanan) memberikan instruksi kepada pemain BSB Hangtuah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Klub bola basket profesional, Bank Sumsel Babel (BSB) Hangtuah sukses lolos ke babak semifinal atau final four, dalam ajang Indonesian Basketball League (IBL) musim 2017-2018.

Hasil ini sekaligus ukiran sejarah bagi BSB Hangtuah, sebab buat kali pertama menembus jajaran empat tim terbaik sejak sembilan tahun berkecimpung di liga profesional bola basket Indonesia.

Kesuksesan membanggakan yang diraih BSB Hangtuah, tidak terlepas dari tangan sang head coach, Andika Supriadi Saputra atau yang akrab disapa Bedu.

Baca: Jadwal dan Live Streaming Semifinal German Open 2018 Malam Ini, Ahsan/Hendra vs Fajar/Rian

Pelatih kelahiran Banjarmasin, 7 November 1988 ini, mendapatkan kepercayaan menjadi pelatih kepala BSB Hangtuah, kala berlaga di Perbasi Cup 2017, yang terhitung sebagai ajang pemanasan jelang musim IBL 2017-2018 bergulir.

"Mendapatkan kepercayaan untuk menjadi head coach dari BSBHT merupakan sebuah amanah buat saya. Apapun bentuk cobaan, tantangan, atau pun rintangan yang ada, harus kita pecahkan bersama-sama dengan manajemen maupun pemain," terang Bedu, yang sebelumnya sebagai asisten pelatih tim bola basket PON Kalsel XIX 2016 kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Manchester United vs Liverpool, Mohamed Salah Pusing Pikirkan Cara Bobol Gawang David de Gea

Sebelum menasbihkan diri melenggang ke final four, BSB Hangtuah lebih dulu lolos ke babak playoffs berhadapan dengan tim Garuda Bandung.

Game 1 babak playoffs dimenangkan tim BSB Hangtuah dengan skor 76-74, kemudian di Game 2 harus mengakui keunggulan Garuda Bandung dalam kedudukan 69-73, serta di Game 3 BSB Hangtuah unggul 64-59.

Hasil tersebut sekaligus membawa BSB Hangtuah lolos ke final four IBL 2017-2018, sedangkan Garuda Bandung harus puas terhenti di babak playoffs.

Baca: Berujicoba dengan Tim Ini, Martapura FC Menang dengan Skor 0-3

"Alhamdulillah, rasa haru sekaligus senang bercampur aduk setelah pertandingan terakhir di Bandung. Anak-anak ini luar biasa. Jumlah skuad minim, berlatih di bawah jemur terik matahari yang panas, serta perjalanan kami dengan berbagai keterbatasannya," ucap Bedu.

Sebagaimana diketahui, BSB Hangtuah hanya bermodalkan 12 pemain. Bedu pun harus memutar otak, meracik sejumlah pebasket muda yang kemudian dileburkan dengan para pemain senior di antaranya berasal dari Kalsel, Ary Sapto dan Fidyan Dini, serta dua pemain impor asal Amerika Serikat.

Di final four nanti, BSB Hangtuah akan menghadapi tim Satria Muda Pertamina Jakarta. Ia pun berharap skuat racikannya dapat memetik hasil maksimal di semifinal IBL. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved