Home »

Kolom

» Tajuk

PR buat Pejabat Baru

Sedemikian geramnya, Kapolda Brigjen Pol Rachmat Mulyana langsung membentuk tim perburuan.

PR buat Pejabat Baru
BPost Cetak
Tajuk Bpost 

KALI kedua pada 2018, petinggi kepolisian di Kalsel dibikin geram oleh anak buahnya. Jika sebelumnya akibat ulah Brigadir Jumadi, anggota Polres Tanjung yang merampok uang Bank Mandiri sebesar Rp 10 miliar, kini giliran Bripka Suparmin yang membuat persoalan. Anggota Polsekta Banjarmasin Tengah tersebut membawa kabur tersangka narkoba, Ilhamsari, dari Rumah Tahanan Polresta Banjarmasin.

Sedemikian geramnya, Kapolda Brigjen Pol Rachmat Mulyana langsung membentuk tim perburuan. Anggota tim tidak boleh pulang jika belum berhasil menangkap Bripka Suparmin.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana bahkan lebih geram lagi. Perintah tembak di tempat dikeluarkan jika Bripka Suparmin melawan atau berusaha kabur saat hendak ditangkap. Ini seperti yang terjadi pada Brigadir Jumadi. Soalnya mereka telah membikin malu kepolisian.

Oleh karena malu pula, kasus ini tak diungkap hingga terbongkar pada Kamis (8/3). Kasus ini ternyata terjadi pada Jumat (2/3) atau enam hari sebelumnya.

Harus diakui kasus ini juga memalukan insan pers karena tidak bisa mengendusnya. Kasus ini justru terbongkar lewat media sosial. Rupanya ada deep throat yang tidak rela kasus ini diselesaikan secara diam-diam.

Terlepas dari persoalan polisi melepas tahanan, ada persoalan besar yang diduga melatarbelakanginya yakni narkoba. Peredaran narkoba di Kalsel begitu besar. Hampir tiap hari ada berita penangkapan pelaku narkoba di daerah ini.

Narkoba begitu merasuk ke berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya kalangan berpunya, tetapi juga masyarakat bawah, bahkan kepolisian. Iptu Mahmuda, anggota Polres Hulu Sungai Utara, tertangkap basah mengawasi pengangkutan 366 koli Carnophen yang ditaksir bernilai Rp 10 miliar di Banjarmasin pada 8 Oktober 2017.

Kedekatan bahkan keterlibatan polisi dalam peredaran narkoba tentu menggembirakan para pelakunya. Mereka dapat lebih leluasa bergerak. Tentu saja uang menjadi pelicinnya. Kalaupun tertangkap bisa dikeluarkan dari tahanan seperti yang dialami oleh Ilhamsari.

Oleh karena itu pimpinan kepolisian di daerah ini perlu mengawasi anggotanya. Mereka yang terlalu lama menangani masalah narkoba atau bagian lainnya harus dialihtugaskan.

Jangan malu mengakui jika ada anggota yang ketahuan masyarakat berbuat nakal. Berani malu adalah pintu masuk untuk membersihkan diri.

Tentu saja ini harus diikuti oleh ketegasan pimpinan kepolisian. Mereka yang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba harus dihukum. Jangan ragu untuk memecatnya. Masih banyak orang yang ingin menjadi polisi dan memerangi kejahatan.

Semua ini merupakan pekerjaan rumah (PR) yang harus ditangani Kapolresta Banjarmasin yang baru, Kombes Pol Sumarto. Direktur Krimsus Polda Kalsel ini menggantikan Kombes Pol Anjar Wicaksana, yang ditugaskan menjadi dosen utama STIK Lemdiklat Polri per 8 Maret 2018. Selamat bertugas. (*)

Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help