Berita Hulu Sungai Tengah

Baru Sebulan Petani Paya Besar Nikmati Harga Tinggi, Harga Padi Kembali Turun

Petani di Desa Paya Besar Kecamatan Batubenawa Hulu Sungai Tengah telah melaksanakan panen padi, sejak Februari 2018.

Baru Sebulan Petani Paya Besar Nikmati Harga Tinggi, Harga Padi Kembali Turun
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Petani di Desa Paya Besar Kecamatan Batubenawa, menjemur padi hasil panennya, Minggu (11/3/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI -  Petani di Desa Paya Besar Kecamatan Batubenawa Hulu Sungai Tengah telah melaksanakan panen padi, sejak Februari 2018. Panen terbagi dua tahap tersebut terbilang sukses dan merupakan panen pertama di 2018.

Petani sempat menyambut gembira, karena tahap pertama, hasil panen dibeli pegumpul dengan harga cukup tinggi dari biasanya, yaitu Rp 5.500 sampai Rp 5.600 pe kilogram. Namun, hanya bertahan sebulan, harga kembali turun menjadi Rp 5.100 per kilogram.

Salah satu petani, Masnah mengatakan, saat harga tinggi, banyak petani yang menjual hasil panennya. Tapi begitu turun lagi, dipanen tahap kedua, mereka berupaya menahan padi, untuk tidak dijual, sambil menunggu tahun depan, yaitu nmenjelang bulan maulid.

Baca: Kisah Horor di Balik Penjara Ratusan Hantu Penuh Dendam di Rumah Winchester yang Difilmkan

"Sebab kalau bulan maulid, harga bisa mencapai Rp 6200 sampai 6300 per kilogram," katanya.

Namun, bagi yang terdesak kebutuhan hidup, jelasnya terpaksa nmelepas dengan harga yang ada. "Alhamdulillah, harga tahun ini lebih baik, ketimbang tahun-tahun lalu, yang pernah anjlok di bawah harga Rp 4.000 per kilogram," ungkapnya.

Masnah tahun ini bertani di lahan sawah tadah hujan seluas 19 borongan, dengan hasil panen 147 blek. Dia menanam padi jenis ciherang, dan biasanya dalam setahun dua kali tanam dan dua kali panen, jika tak disapu banjir.

Baca: Hasil Timnas U-16 Jepang Vs Timnas U-16 Indonesia - Skor Akhir 0-1, Garuda ke Final Jenesys 2018

Sementara, Warga Paya Besar, menurut Kepala desa setempat Norifansyah 99 persen adalah petani padi. Melalui kelompok Tani Paya Besar, sebagian petani tahun ini mencoba menanam padi unggul jenis rojolele, impari dan ciherang.

Saat musim panen, biasanya para pengumpul yang selama ini memasok ke pedagang besarlah yang membeli padi mereka.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help