Berita Hulu Sungai Utara

Ada 22 Kanal di Desa Pulau Damar, Ternyata Ini Fungsinya

Kecamatan Banjang hampir setiap tahun mengalami banjir di musim penghujan, dan pada musim kemarau

Ada 22 Kanal di Desa Pulau Damar, Ternyata Ini Fungsinya
Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurnia Wati
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan berencana membuat kanal untuk mengatur keluar masuk air di Kecamatan Banjang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kecamatan Banjang hampir setiap tahun mengalami banjir di musim penghujan, dan pada musim kemarau juga dikhawatirkan dengan adanya kebakaran di lahan rawa yang telah kering.

Untuk mengantisipasi hal tersebut Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan berencana membuat kanal untuk mengatur keluar masuk air di Kecamatan Banjang. Pembangunan bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat.

Khususnya di Desa Pulau Damar yang dibangun sebanyak 22 kanal untuk mengalirkan air ke daerah rawa gambut. Kebakaran di lahan gambut merupakan sebuah bencana yang cukuo sulit untuk diatasi.

Pasalnya api dalam gambut sulit dipadamkan, meskipun permukaannya tampak tak ada api namun bagian bawah gambut bisa saja masih menyimpan api.

Hal ini disampaikan Camat Banjang Rusmadi Juriani, paling banyaak dibangun di Desa Pulau Damar karena lahan tersebut seluruhnya merupakan daerah rawa.

"Daerah rawa gambut di Desa Pulau Damar pada musim penghujan selalu digenangi air. Sedangkan saat musim penghujan sering kekeringan dan sulit untuk ditanami," ujarnya.

Baca: Live Streaming Top 6 Indonesian Idol 2018 di RCTI Malam Ini Pukul 21.00 WIB, Plus Jonatan Cerrada

Karenanya dengan adanya pembangunan kanal ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk dapat mengairi lahan dimusim kemarau. Sehingga masyarakat dapaat memanfaatkan lahan tersebut untuk pertanian ataupun perkebunan.

"Lahan rawa gambut juga berpotensi tinggi terhadap terjadinya kebakaran, dan sulit untuk dipadamkan, seperti pada tahun 2015 banyak lahan gambut terbakar, setelah dipadamkan namun ternyata dibagian dalam lahan gambut masih terdapat sumber api," ungkapnya.

Pemerintah Daerah bekerjasama dengan kepolisian memang terus mengimbau untuk tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Dan saat ini menjelang musim kemarau kedua pihak ini juga tengah gencar melakukan sosialisasi.

Baca: Jadwal Siaran Langsung RCTI Stoke City vs Manchester City di Liga Inggris Pekan 30

Pemerintah Daerah Kabupaten HSU juga terus melengkapi peralatan untuk persiapan penanganan musibah kebakaran, termasuk untuk daerah rawa gambut.

Mengingat, untuk menghentikan menjalarnya api lahan gamabut juga harus disiram dibagian bawah rawa. Menggunakan alat khusus uang ditancapkan kedalam rawa dan disemburkan air dibagian bawah.

"Alat khusus untuk mengatasi kebakaran di lahan rawa gambut juga kami dapatkan dari kerjasama dengan pihak perusahaan perkebunan di Kecamatan Banjang," ungkapnya.

Dengan adanya kanal juga diharapkan jika terjadi kebakaran kanal tersebut bisa dibuka dan dapat mengairi lahan gambut yang terbakar.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved