Berita Kotabaru

Jalan Provinsi Minim Drainase, Bila Hujan Air dan Lumpur Ancam Jalan Makin Rusak

Akibatnya pascahujan deras terjadi air yang disertai lumpur serta kerikil selalu meluber ke bahu dan badan jalan.

Jalan Provinsi Minim Drainase, Bila Hujan Air dan Lumpur Ancam Jalan Makin Rusak
helriansyah
Jalan provinsi minim drainase di kiri dan kanan jalan. Saat hujan air disertai lumpur mengendap di badan jalan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Ruas jalan menjadi kewenangan pemerintah provinsi dari arah dalam kota menuju luar kota (Tanjung Serdang) di wilayah Kotabaru minim drainase di sisi kanan dan kiri jalan.

Akibatnya pascahujan deras terjadi air yang disertai lumpur serta kerikil selalu meluber ke bahu dan badan jalan.

Ada beberapa titik genangan air, seperti kawasan kilometer 6, depan pintu gerbang masuk pangkalan pendaratan ikan (PPI), dan di beberapa titik lainnya di sekitar Belakas dan Stagen.

Genangan air kerap terjadi pascahujan, bukan saja mengancam percepatan kerusakan badan jalan yang menjadi kewenangan pemprov Kalsel. Bahkan sudah ada beberapa badan jalan yang berlubang akibat keseringan tergerus air.

Rama salah seorang warga Pulaulaut Utara mengakui minimnya drainase di kiri dan kanan jalan di ruas jalan provinsi menuju arah luar kota.

Rama juga mengakui, minimnya drainase selain membuat badan jalan di beberapa titik basah dan berlumpur, karena tanah terbawa saat hujan.

Namun mengendapnya air di badan jalan membuat lapisan pondasi bawah labil, hingga dapat mempercepat kerusakan aspal jalan.

"Seperti di wilayah Belangkas (Sungaiparing) awalnya lubang kecil, kini sudah membesar. Karena aspalnya terus-terusan meresap air," katanya.

Selain itu, genangan air juga merusakan badan jalan di wilayah Stagen tepatnya di pertigaan SMADA, sebelum lubang jalan ditambal. Agat tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas, warga sempat meletakan drum dan pohon pisang sebagai tanda bahaya.

Bahkan tidak cuma itu, ia juga khawatir saat hujan lebat yang bersamaan air laut pasang berpotensi mengakibatkan banjir, karena tidak adanya drainase untuk membantu mempecepat air keluar.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved