B Focus Urban Life

Konsultan Ini Sebut Kelebihan dan Kekurangan Pembangunan Siring, Begini Penjelasannya

Sementara itu, Nanda Febryan Pratamajaya yang merupakan Ketua DPD Kalsel Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia

Konsultan Ini Sebut Kelebihan dan Kekurangan Pembangunan Siring, Begini Penjelasannya
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Siring yang mangrak di kawasan Sungaibaru, malah rawan jadi tempat mabuk dan berkelahi anak-anak atau remaja. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara itu, Nanda Febryan Pratamajaya yang merupakan Ketua DPD Kalsel Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia, mengingatkan kelebihan dan kekurangan dari adanya siring.

Kelebihannya, solusi temporer menghadapi abrasi sungai.

Jika terdapat jalur pedestrian di atasnya, maka dapat dijadikan destinasi wisata hiburan masyarakat untuk menikmati area sungai.

Baca: Ketua RT Sempat Melihat Bripka Sp, Tak Menyangka Mantan Warganya Itu Berurusan dengan Hukum

Baca: Duh! Pesta Lajang di Dubai, Antarkan Maut Mengenaskan Putri Cantik Pewaris Milioner Turki

Baca: Kalina Oktarani Buka Suara Tentang Hubungan Deddy Corbuzier dan Chika Jessica, Sakit Rasanya

Sedangkan kekurangannya, berbiaya mahal dan mematikan plasma nuftah sungai.

Selain itu, mengubah ekosistem sungai.

Penataan jangan hanya pada pusat kota agar tidak terkesan sebatas pencitraan pembangunan.

Justru perlu diperhatikan pemerintah adalah permukiman di bantaran sungai wilayah Kelayan, Pekapuran, Kampung Arab, Sungaijingah dan lainnya.

Tak lupa, pemko punya pekerjaan menaturalisasi sungai di tepian Jalan Ahmad Yani, Jalan Belitung dan Jalan Sutoyo S.

Pertanyaan yang kemudian muncul, apakah penyiringan sudah tepat untuk mengembalikan fungsi alami sungai? Ataukah hanya sekadar “beautification” (mempercantik) kawasan pusat kota?

Visi sebagai Kota Seribu Sungai yang tertulis dalam Perda RTRW Nomor 5 Tahun 2013, dirasa belum menjadi ruh pada program maupun kegiatan yang dilakukan pemko.

Program dan kegiatan saat ini dirasa hanya rutinitas tanpa prioritas perwujudan kota seribu sungai.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help