Berita Tanahbumbu

Bangunan Rusunawa dari Kementerian Mangkrak, Pendamping dari Kabupaten Katakan Ini

Pembangunan Rusunawa di kabupaten Tanahbumbu yang bersumber dari dana APBN melalui Satker Perumahan

Bangunan Rusunawa dari Kementerian Mangkrak, Pendamping dari Kabupaten Katakan Ini
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Dua bulan sudah, pembangunan rusunawa di Kabupaten Tanahbumbu, mangkrak. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pembangunan Rusunawa di kabupaten Tanahbumbu yang bersumber dari dana APBN melalui Satker Perumahan di Provinsi Kalimantan selatan perwakilan dari Kementrian Perumahan.

Sayangnya, pembangunan rusunawa ini sudah mangkrak selama dua bulan. Tak ada pekerjaan bahkan tukangnya juga tak ada sama sekali dilokasi selain penjaganya.

Banyak bagian yang belum selesai dikarjakan padahal harusnya selesai di akhir tahun 2017 lalu, namun sampai saat ini belum selesai juga. Bagian yang belum selesai di antaranya closed belum terpasang, kaca jendela sebagian belum terpasang hingga pintu rumah juga belum ada.

Baca: Kronologi Penangkapan Bripka SP, Oknum Polisi yang Larikan Tahanan Narkoba

Hal ini juga tak dibantah pendamping Kabupaten Tanahbumbu dari Dinas perumahan, permukiman dan Pertanahan Tanahbumbu, Agus pada bidang perumahan.

Agus tidak membantah dengan kondisi rusunawa tersebut. Saat ini belum ada kelanjutan pekerjaan. Saat ini dirinya bukan pengawas resmi karena tidak memiliki SK, semuanya dari Provinsi.

Baca: LIVE STREAMING FLC Thanh Hoa vs Bali United Malam Ini 18.00 WIB - Link Live Streaming RCTI di Sini

"Saya cuma bantu melihat saja. Untuk pengawasan semuanya dari Provinsi. Saya cuma bantu-bantu saja, semua langsung dari Provinsi," katanya kepada BPost, Selasa (13/3/2018).

Dia mengatakan harusnya semuanya sudah selesai tapi karena dirinya juga tak dilibatkan, proses pembangunan rusunawa tersebut juga tidak diketahui kelanjutannya. Sementara untuk perusahaan kontraktornya dia tidak tahu persisis.

"Kalau tidak salah dari Jakarta langsung, dari PT Murosaid. Itu kalau tidak salah. Sementara nilai bangunannya sekitar Rp 20 miliar," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved