Berita Banjarmasin

Dirjen Bina Konstruksi Kementrian PUPR Minta Samakan Visi Dalam Konstruksi

Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin adakan kegiatan Forum Koordinasi Regional Pembinaan Konstruksi Wilayah Kalimanatan

Dirjen Bina Konstruksi Kementrian PUPR Minta Samakan Visi Dalam Konstruksi
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin adakan kegiatan Forum Koordinasi Regional Pembinaan Konstruksi Wilayah Kalimanatan, Selasa (13/3/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Balai Jasa Konstruksi Wilayah V Banjarmasin adakan kegiatan Forum Koordinasi Regional Pembinaan Konstruksi Wilayah Kalimanatan, Selasa (13/3/2018)

Acara yang digelar di G-Sign Hotel, Jalan A Yani KM 4 itu diikuti oleh puluhan peserta dan dihadiri pula oleh Dirjen Bina Konstruksi Kementrian Pekerjaan Umum Penata Ruang (PUPR), Syarif Burhanuddin sekaligus membuka kegiatan.

Selain itu, sejumlah kepala Dinas PUPR se Kalimantan Selatan dan Tengah juga turut berhadir.

Terlihat pula sejumlah Kepala Balai Konstruksi se Kalimantan.

Baca: Wah Putri H Isam Geram Karena Keluarganya Dikaitkan dengan Syahrini

Baca: Guru Edan, Ajarkan Masturbasi pada Murid SD, Pantas Dapat Hadiah Ini dari Polisi

Baca: Ayah Mitha The Virgin Ingin Bertemu Setelah Lama Berpisah, Begini Kisahnya dengan Ibu Mitha

Dalam sambutan sekaligus membuka acara, Dirjen Bina konstruksi Kementrian PUPR, Syarif Burhanuddin mengatakan acara tersebut juga sekaligus mensepakati visi ke depan dalam rangka mensiasati masalah konstruksi.

Terlebih saat ini disampaikan olehnya, tahun 2015 hingga 2019 akan booming oleh konstruksi. Hal itu terlihat dari alokasi dana yang diberikan oleh pemeritah.

"Kami yakin apa yang akan dilaksanakan nanti akan membuat tidak ada lagi kegagalan konstruksi apalagi bangunan. Dan pemerintah juga telah membuat komitmen keselamatan konsruksi dan fungsjnya untuk pemanatauan dan evaluasi," ucap Syarif Burhanuddin.

Dalam sambutan itu ia juga berharap agar melalui acara tersebut akan bisa melaksakan perkejaan dan tidak mengalami hal-hal yang menjadi hambatan. Sebagaimana kegagalan konstruksi dan tenaga kerja tidak bersertifikat.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help