Berita Banjarmasin

Disita Bea Cukai Banjarmasin, 2 Juta Batang Rokok Ilegal Asal Jawa Rugikan Negara Rp 702.240.000

Kantor Bea Cukai Banjarmasin sita hampir dua juta barang rokok ilegal yang dikirim dari pulau Jawa

Disita Bea Cukai Banjarmasin, 2 Juta Batang Rokok Ilegal Asal Jawa Rugikan Negara Rp 702.240.000
banjamasinpost.co.id/isti rohayanti
Kantor Bea Cukai Banjarmasin sita hampir dua juta barang rokok ilegal yang dikirim dari pulau Jawa 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Kantor Bea Cukai Banjarmasin sita hampir dua juta barang rokok ilegal yang dikirim dari pulau Jawa. Dimana benda tersebut ditemukan dalam pengiriman ekpesidi Mutiara yang disembunyikan di dalam tumpukan sayur.

Penangkapan tersebut dilakukan pada 3 Maret 2018 lalu. Dimana barang bukti ialah sebanyak 50 karton rokok ilegal total 60.000 bungkus yang diduga dilekati pita cukai palsu.

Selain itu 20 dan 10 karton rokok ilegal total 36 bungkus menggunakan merek yang berbeda juga diduga dilekati pita cukai palsu.

Baca: Dor! Anggota Geng Ditembak Mati di Pengadilan Usai Lakukan Aksi Tak Diduga

"Ini didapat dari ekspedisi Mutiara. Dimana ini disembunyikan di bawah sayur mayur. Sehingga dari info yang kami dapat maka penindakan ini bisa berhasil. Dan mereka membawa barang menggunakan  truck ekspedsi," terang PLH Kepala Kantor KPPBC, Yosafat Fatra terkait penyitaan rokok tersebut.

Pada press release yang digelar di Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Selasa (13/3/2018) ia mengatakan selama ini memang banyak tangkapan yang dilakukan oleh timnya. Selain itu mereka yang memproduksi barang ilegal tersebut dikatakan Yosafat pasti akan dikejar.

Baca: Kabar Hubungannya dengan Anies Retak, Sandiaga Uno: Saya Bro-bro Banget dengan Pak Anies

Ditaksir, kerugian negara dalam jumlah rupiah akibat aksi  yang dilakukan oleh oknum tersebut mencapai Rp 702.240.000. Lantas pihaknya pun terus melakukan pendalaman penyelidikan.

Selain itu memiliki misi untuk menekankan peredaran barang kena cukai ilegal seminimal mungkin. Sehingga sejalan terhadap fungsi bea dan cukai sebagai community protector dan revenue collector.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti) 

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help