Berita Banjarbaru

Hampir Setengah Abad, Kecap Lokal Ini Masih Diminati Konsumen, Akhir Pekan Produksinya Tembus Seribu

HRD perusahaan industri rumah tangga kecap cap hasil laut, M Yuli Sulaiman ketika ditemui menceritakan sejarah singkat

Hampir Setengah Abad, Kecap Lokal Ini Masih Diminati Konsumen, Akhir Pekan Produksinya Tembus Seribu
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Sertifikat halal dari MUI 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Nyaris sudah mau setengah abad.

Kecap Cap Hasil Laut sudah akrab di lidah urang Banjar.

Sejak zaman old sampai zaman now kecap itu masih eksis.

Sehari produksi 600 botol, bila akhir pekan meroket sampai 1.000 botol yang harus diproduksi.

HRD perusahaan industri rumah tangga kecap cap hasil laut, M Yuli Sulaiman ketika ditemui menceritakan sejarah singkat kecap ikonik yang satu ini.



"Saya waktu itu masih umur 10 tahun, kecap ini sudah ada," kata dia mengenang.

Baca: Kemenhub Larang Power Bank Masuk Pesawat, Ini Jenis Baterai Lithium yang Dibolehkan Dibawa

Ya, kecap ini sudah ada sejak 1970an.

Merupakan usaha keluarga dan dirintis dengan manajemen keluarga.

Pekerjanya ya masyarakat sekitar, rumah produksi di Belitung laut Banjarmasin.

Baca: Mbah Mijan Ungkapkan Syahrini Punya Rumah Besar di Banjarmasin dari Pacarnya Bernama Mr H

Pemasaran pun cuma Kalsel saja, tapi eksistensi nya patut diperhitungkan.

Hanya ada tiga varian rasa, yakni asin, manis dan asin manis.

Biasanya kecap ini selalu ada dan cocok untuk menu lokal seperti Soto Banjar.

Baca: Power Bank Bakal Disita Kalau Mau Masuk Pesawat, Pemerintah Keluarkan Larangan Membawanya

"Bila akhir pekan, Jumat, Sabtu permintaan melonjak sampai 100 persen. Khususnya kecap asin, sehari 600 botol diproduksi bila akhir pekan tembus seribuan botol," katanya.

Dia hadir pada kesempatan Pelatihan interpretasi dan implementasi sistem jaminan halal, Selasa (13/3) di Montana Syariah hotel yang Digelar oleh Lembaga pengkajian pangan, obat-obatan dan kosmetika (LPPOM) majelis ulama Indonesia.

"Penting sekali kegiatan ini untuk jamin kepada konsumen kehalalan dari produk yang akan dikonsumsi masyarakat, ini sudah tahun kedua dapat Sertifikasi. Sertifikasi sertifikat halal dari MUI, perpanjangan lagi, dua tahun kedepan diakui," ucap dia.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved