Berita Tanahlaut

Ini Tiga Poin Tujuan Polres Tanalaut Sebagai Tuan Rumah Rakor Gakkumdu Pilkada 2018

Kompol Fauzan Arianto kepada Banjarmasinpost.co.id, mengaku rakor itu paling tidak tiga poin yang ingin dicapai.

Ini Tiga Poin Tujuan Polres Tanalaut Sebagai Tuan Rumah Rakor Gakkumdu Pilkada 2018
banjamasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kepala Bagian Operasi Polres Tanahlaut, Kompol Fauzan Arianto 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kepala Bagian Operasi Polres Tanahlaut, Kompol Fauzan Arianto menjelaskan rapat koordinasi Sentra Gakkumdu itu dikuti seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak.

Kompol Fauzan Arianto kepada Banjarmasinpost.co.id, mengaku rakor itu paling tidak tiga poin yang ingin dicapai. Tiga poin itu sebutnya, adalah menyamakan persepsi, mencari solusi permasalahan penanganan tindak pidana pemilu dan memperkuat sinergitas antarpemangku kepentingan.

Menurut Kompol Fauzan Arianto, dua narasumber dari Polda Kalsel yang dihadirkan pihaknya dengan harapan memberi pencerahan kepada peserta rakor Sentra Gakkumdu Pilkada 2018.

Baca: Kabar Hubungannya dengan Anies Retak, Sandiaga Uno: Saya Bro-bro Banget dengan Pak Anies

Makanya, sesi dialog dan tanya jawab tadi sudah memunculkan  kesamaan persepsi bahwa setiap pelanggaran dalam proses Pilkada, penyidikan akan diawali rekan dari Panwaslu Kabupaten Tanahlaut.  

"Setelah diperiksa Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, barulah Gakkumdu Pilkada menindaklanjuti," katanya. 

Ketua Komisi Pemiliham Umum Kabupaten Tanahlaut, Kamaruzaman mengaku senang dengan inisiatif Polres Tanahlaut menggelar pertemuan tersebut. Itu karena mempertemukan semua pemangku kepentingan dan semua sepakat menyukseskan penyelenggaraan Pilkada 2018. 

Baca: Mbah Mijan Ungkapkan Syahrini Punya Rumah Besar di Banjarmasin dari Pacarnya Bernama Mr H

Menurutnya, telah tercapai kesepahaman dan kesamaan persepsi bahwa penyelenggaraan Pilkada serentak di Kabupaten Tanahlaut harus sesuai aturan. 

"Diluar dari aturan ada lembaga Gakkumdu yang memproses. Tentu saja harapan saya jangan sampai Gakkumdu melakukan tindakan yang terkait dengan proses Pilkada ini. 

Artinya, apabila Gakkumdu tidak ada kegiatan, berarti semua pemangku kepentingan dan masyarakat tidak ada yang melanggar hukum," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid) 

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help