Berita Tanahlaut

Pilkada Tala: Tiga Alat Peraga Kampanye Paslon Nomor Urut yang Rusak Belum Cukup Pembuktian

Fakta itu diungkap Ketua tim sukses pasangan calon nomor urut satu, Noorifansyah.

Pilkada Tala: Tiga Alat Peraga Kampanye Paslon Nomor Urut yang Rusak Belum Cukup Pembuktian
banjamasinpost.co.id/mukhtar wahid
Ketua Timses Paslon Nomor Urut Satu, Noorifansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Pengrusakan alat peraga kampanye, berupa spanduk pasangan calon peserta Pilkada sempat mengemuka dalam rapat koordinasi Sentra Gakkumdu Pilkada 2018 di Aula Satya Brata Polres Tanahlaut, Selasa (13/3/2018).

Fakta itu diungkap Ketua tim sukses pasangan calon nomor urut satu, Noorifansyah. Mantan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemerintah Kabupaten Tanahlaut itu mengaku pengaduan terkait kerusakan alat peraga belum cukup pembuktian.

"Ada tiga alat peraga kampanye berbentuk spanduk yang rusak. Semua di wilayah Kecamatan Takisung. Secara lisan sudah kami laporkan kepada Panwascam, Panwaslu dan Polsek. Tinggal bagaimana tindak lanjutnya saja. Saya berharap penyelenggara Pilkada lancar dan aman," katanya.

Baca: Kabar Hubungannya dengan Anies Retak, Sandiaga Uno: Saya Bro-bro Banget dengan Pak Anies

Baca: Jadwal dan Prediksi Manchester United vs Sevilla Liga Champions Malam Ini Live di SCTV

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tanahlaut, Kompol Fauzan Arianto kepada Banjarmasinpost.co.id, menjelaskan seusai laporan intelejen ada delapan titik pemasangan alat peraga kampanye yang rusak.

Dari delapan titik itu, disebut Fauzan Arianto hanya si Kecamatan Takisung, Panyipatan, Kurau dan Tambangulang. Pemasangan alar peraga itu dinilainya mudah dijangkau anak-anak, dipasang di tempat sepi dari pantauan masyarakat.

Inilah spanduk pasangan calon yang dirusak pelaku misterius di Desa Banua Tengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (10/3/2018)
Inilah spanduk pasangan calon yang dirusak pelaku misterius di Desa Banua Tengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut, Sabtu (10/3/2018) (banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Kemudian terkait kerusakan alat peraga kampanye di seberang Balai Desa Martadah di Kecamatan Tambangulang, Kompol Fauzan Arianto menyebutkan pelakunya sudah diketahui punya catatan pernah menjadi pasien dari RS Jiwa Sambanglihum.

Baca: Alat Peraga Kampanye Paslon Pilkada Tanahlaut Dirusak

Baca: Mbah Mijan Ungkapkan Syahrini Punya Rumah Besar di Banjarmasin dari Pacarnya Bernama Mr H

Sementara itu, narasumber dalam rapat koordinasi Sentra Gakkumdu Pilkada Tanahlaut 2018, AKPB Frans Tanau, berharap masyarakat yang peduli dengan Pilkada serentak. Apabila melaporkan adanya dugaan tindak pidana pelanggaran Pilkada, sebaiknya melengkapi dengan alat bukti dan saksi.

Kendala yang terjadi dalam setiap pelaporan dugaan tindak pidana dalam pelanggaran penyelenggara Pilkada serentak adalah minimnya saksi. Saksi itu sebut Frans adalah yang melihat langsung peristiwa terjadinya pelanggaran.

"Bukan katanya atau ujarnya. Masyarakat harus diberitahu perlunya setiap pengaduan karena penyelidikan dalam pilkada ini hanya punya waktu tujuh hari saja," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help