Redupnya Kerajinan Getah Nyatu

Hasil Kreasi Suku Dayak Ini Juga Mejeng di Bandara Syamsuddin Noor

Ini merupakan kerajinan khas suku Dayak di kabupaten Kapuas. Desa Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir

Hasil Kreasi Suku Dayak Ini Juga Mejeng di Bandara Syamsuddin Noor
banjarmasinpost.co.id/jumadi
Getah nyatu yang disulap menjadi produk kerajinan perahu layar khas Dayak 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Kabupaten Kapuas, khususnya Kota Kualakapuas banyak menjual
cinderamata dari bahan dasar getah nyatu.

Ini merupakan kerajinan khas suku Dayak di kabupaten Kapuas. Desa Dahirang, Kecamatan Kapuas Hilir banyak terdapat kerajinan ini.

Baca: Ketika Kerajinan Getah Nyatu Mulai Redup dan Sudah Tak Diperhatikan Lagi

Manik-manik yang dibuat, seperti ukiran perahu atau jukung, rumah betang, patung dayak, tugu bundaran kota Kualakapuas atau miniatur Sandung serta perlengkapan manik-manik yang digunakan para Penari Dayak.

Untuk memasarkan atau penjual produk ini, pengrajin bisa memajangnya di depan rumah atau ke beberapa toko di Pasar Kota Kapuas bahkan ada yang menaruhnya di toko dua bandara, yakni Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru dan Bandara Cilik Riwut Palangkaraya.

Baca: Wow! Bali United Berpeluang Juara Grup G Piala AFC 2018, Asa Ada di Tangan Widod Cahyo

"Dulunya di Desa Dahirang banyak terdapat sejumlah perajin getah nyatu dan toko-toko yang menjadi pengumpul dan penjual hasil para perajin. Salah satu yang cukup terkenal adalah milik Tinga K Jaffar dengan lebel usaha : “Antik” dan UD Erwin,"terang Fazri yang sempat menjadi pengrajin, Selasa (13/3). (BANJARMASINPOST.CO.ID/jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help