Kriminalitas Banjarbaru

Ini Surat Wasiat Berisi Curahan Hati, Ditulis Asmadi Sebelum Gantung Diri

"Yang jaga anak lah. Yang, maafkan aku akan semua ini. Biar waktu yang berjalan. Semoga Allah mengembalikan kehidupan

Ini Surat Wasiat Berisi Curahan Hati, Ditulis Asmadi Sebelum Gantung Diri
istimewa
Tubuh tergantung, terikat pada seutas tali. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - "Yang jaga anak lah. Yang, maafkan aku akan semua ini. Biar waktu yang berjalan. Semoga Allah mengembalikan kehidupan kita seperti yang kita nikmati enak lagi dan bahagia. Amin ya rabbal Alamin,"

Kalimat curahan hati itu ditulis Asmadi (33) alias Madi.

Dia tulis pada secarik kertas, itu kalimat penggalan pertama.

Pada baris kedua, "Ya Allah, apa maksud dari semua ini. Ulun mohon ya Allah lindungi Istri dan anak-anak Ulun jangan sampai mereka terbengkalai,"

Baca: Awalnya Dikabarkan Hilang, Ini Identitas Mayat Tergantung di Kemuning

Baca: Fakta Unik Ilmuwan Stephen Hawking Meninggal Dunia Hari Ini, Ternyata BJ Habibie Kalahkan IQ Hawking

Baca: Ingin Cantik dan Berseri Seperti Wanita India? Simak 5 Rahasia Ini, Bahannya Mudah Didapatkan

Sebelum nekat akhiri nyawanya Asmadi menulis kalimat curahan hati itu sebagai wasiat untuk keluarganya.

Sejak Sabtu (10/3) tadi Asmadi dikabarkan hilang, bahkan kabar kehilangan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.

Ternyata berakhir tak bernyawa, tubuhnya tergantung diantara semak belukar.

Mayat lelaki itu ditemukan di RT 13 RW 3 Jalan Jafrie Zamzam 2 Gang Swarga, kemuning Banjarbaru selatan, Rabu (14/3).

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Sudarno mengatakan jika Asmadi meninggalkan dua orang anak.

"Dia meninggalkan surat wasiat. Diduga karena depresi," katanya.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved