Berita Banjarmasin

Raih Juara Pertama, Tarian Tidurkan Anak Persit Kodim 005 Marabahan Wakil Kalsel ke Jakarta

Keberhasilan Bu Erwin dan kawan-Tepuk tangan penonton bergemeruh usai penampilan Grup Tari Persit KTK Cabang 28 DIM 1005

Raih Juara Pertama, Tarian Tidurkan Anak Persit Kodim 005 Marabahan Wakil Kalsel ke Jakarta
banjamasinpost.co.id/syaiful anwar
Penari dan pelatih Persit KTK Cabang 28 DIM 1005 Marabahan 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Penampilan memukau nonton bergemeruh usai penampilan Grup Tari Persit KTK Cabang 28 DIM 1005 Marabahan saat membawakan Tarian Batuyang berhasil meraih juara dan berhak mewakili Kalsel ke tingkat nasional akhir Maret 2018.

"Alhamdulillah, regu tari kami berhasil meraih juara pertama," kata Tajuddin, pelatih Tari Persit KTK Cabang 28 DIM 1005/Marabahan kepada BPost online, Rabu (14/3/2018) malam.

Keberhasilan Bu Erwin dan kawan-Tepuk tangan penonton bergemeruh usai penampilan Grup Tari  Persit KTK Cabang 28 DIM 1005 Marabahan saat membawakan Tarian Batuyang dalam lomba tari daerah dan tari tabelo memperingati HUT ke-72 Persit Kartika Chandra Kirana di aula Korem 101/Antasari, Senin (13/3).

Baca: Hasil Persija Vs Song Lam Nghe An (SLNA) - Persija Menang Lewat Tendangan Geledek Addison Alves

Apreasi dari penonton itu tak lepas begitu menjiwainya penampilan penari terdiri Bu Gunawan, bu Asep, bu Ngali, Sugeng, bu Erwin Hadi Santosi.

Diawali dengan memanggul anak dari belakang, menimang anak dan endingnya, meninabobokan anak dalam ayunan anak diiringi lagu guring-guring anakku guring, guring bapajam dalam ayunan.

Menurut , Ketua Persit, Ny Erwin Hadi Santoso, sebenarnya persiapan mengikuti lomba ini hanya satu minggu dibawah bimbingan penata tari Tajuddinoor dan Habibi.

Baca: Hasil Persija Vs Song Lam Nghe An (SLNA) - Skor Akhir 1-0, Addison Bikin Jakmania Bergemuruh

Namun, lanjut isteri Dandim 1005/ Marabahan ini, berkat latihan rutin tiap hari, sore dan malam hari, akhirnya bisa tampil maksimal.

"Kami sendiri tak memasang target dan berusaha tampil maksimal di atas panggung," kata Ny Erwi yang ikut tampil menari ini.

Pelatih tari, Tajuddinnoor mengatakan Batuyang ini mengisahkan sebuah tradisi masyarakat suku Bakumpai menidurkan sang buah hati dengan senanung dalam ayunan atau timangan. (banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved