Kriminalitas Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO - Penjual Gantungan Kunci Cabuli Bocah di Bawah Umur di Musala

Tiga hari lagi Rosyadi (42) bakal merayakan ulang tahunnya yang ke 42. Namin, kali ini bujangan ini harus merayakannya

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tiga hari lagi Rosyadi (42) bakal merayakan ulang tahunnya yang ke 42. Namin, kali ini bujangan ini harus merayakannya di balik jeruji besi.

Saat ditemui kemarin, Kamis (15/3/2018) Rosyadi tertunduk dan menutupi wajahnya dengan kedua belah tangannya.

"Malu pak saya. Saya nggak sengaja tidak ada rencana saya melakulannya,,"ujar warga Desa Dalam Pagar Ulu Rt 003 Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Pedagang gantungan kunci keliling ini ditangkap petugas Polsek Martapura Kota karena dilaporkan telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Baca: Hasil Babak Kedua All England 2018 - Praveen/Debby Melaju ke Perempat Final Usai Kalahkan Tuan Rumah

Bejatnya tersangka, melakukan perbuatannya itu di dalam musjola. Saat ditangkap, Rabu (14/3/2018) pukul 15.00 wita tersangka tengah merencanakam aksi serupa kepada korban lainnya di sebuah tempat wudhu di Musala Perumahan Mustika Griya Perma Cindai Alus.

Informasi didapat, aksi pencabulan ini dilakukan oleh tersangka Rabu (7/3/2018) pukul 14.30 wita ketika korban sebut saja Mawar (5) tengah bermain di sekitar musala di Komplek setempat.

Saat itu, korban bersama dua temannya akan mengikuti kegiatan belajar di TPA yang ada di lingkungan mushola tersebut.

Baca: Hasil Babak Kedua All England 2018 - Giliran Ahsan/Hendra Gagal ke Perempat Final

Tersangka kemudian memanggil korban ke dalam mushola. Tanpa curiga, Mawar. Pun mendatangi tersangka. Saat masuk ke. dalam mushola itulah tersangka melakukam aksinya.

Tersangka menurunkam celana korban lalu memegang-megang dan meraba-raba alat kelamin korban. Untungnya, sebelum berbuat lebih jauh dua teman korban memangil korban. Takut aksinya djketahui, tersangka mengembalikan celana korban dan kemudian bergegas pergi meninggalkan komplek setempat.

Aksi pelaku diketahui ibunda korban saat mendengar keluhan korban yang merasa sakit saat buang air kecil. Mendengar itu, ibunda korban curiga. Akhirnya korban menceritakan kejadian yang dialaminya.

Baca: Link Live Streaming Babak 16 Besar All England 2018 Mulai Pukul 19.00 Wib Marcus/Kevin vs Malaysia

Mendengar putrinya diperlakukan demikian ibunda korban melaporkan.kejadian tindak pencabulan terhadap putrinya itu ke Polsek Martapura Kota.

Menerima laporan ini anggota Polsek Martapura Kota yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek setempat Aiptu Sony petugas melakukan pencarian terhadap tersangka.

Namun, pasca kejadian itu tersangka seolah menghilang. Namun, polisi tidak menyerah.. Mereka terus memantau dan mengumpulkan informasi tentang tersangka.

Ternyata, tersangka sepekan kemudian. Muncul di musala setempat. Karena merasa aman, tersangka kembali mengincar korban lainnya.

Saat itu, di tempat wudhu tersangka sudah sempat memegang-mehang yang pergelangan tangan calon korbannya. Menyaksikam itu, polisi pun bergerak membekuk tersangka.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Kapolsek Martapura Kota Ipda Siswadi membenarkan penangkapan tersangka oleh anggotanya.

Baca: Hasil Babak Kedua All England 2018 - Della/Rizki Tumbang, Ganda Putri Indonesia Tinggal Satu

Pihaknya, sudah sepekan ini menhintai tersangka setelah menerima laporan dari korban.

"Alhamdulillah tersnagka bisa difangkap karena jika tidak akan banyak korban lain," katanya.

Terkait proses hukum. Tersangka, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan juga memimta visum et revertum terhadap korban..

Atas perbuatannya itu, tersngka dijerat pasal 82 ayat 1 (satu) UU RI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak.

"Tersangka terancam hukuman penjara selama minimal 5 tahun dan maksomal 15 tajun," katanya. (Banjarmasipost.co.id/Hari Widodo)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help