Berita Banjarmasin

Planolog Minta Jembatan Penyebrangan di Veteran Harus Bisa Dilewati Kelotok, Ini Tujuannya

Planologi Banjarmasin, Nanda Febrian angkat bicara soal program pengembangan Siring di Jalan Veteran.

Planolog Minta Jembatan Penyebrangan di Veteran Harus Bisa Dilewati Kelotok, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Maket Siring Veteran Banjarmasin, sungai berada di tengah diapit dua jalan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Planologi Banjarmasin, Nanda Febrian angkat bicara soal program pengembangan Siring di Jalan Veteran. Menurut dia ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk pengembangan proyek guna mempercantik tatanan kota Banjarnasin di Siring Veteran Banjarmasin tersebut.

Pertama yakni terkait jembatan ke akses kampung dan jalan arteri agar diperhatikan ketinggiannya sebab dimaksudkan untuk bisa dilewati transportasi di Sungai Veteran tersebut.

"Paling tidak nanti jumlahnya juga tidak banyak dan paling idealnya 40 meter jarak dari penyeberangan satu ke seberang jalan. Hal itu juga sama dengan U turn yang kemudian dikonsep," kata Nana Febrian" Jumat (16/3/2018).

Baca: Live Streaming Perempat Final All England 2018 Mulai Pukul 17.00 Wib, Marcus/Kevin vs China Taipei

Baca: Ada Rencana Tuhan yang Lebih Indah Dibalik Kepergian Namiya, Putri Kecil Najwa Shihab

Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah akses track atau tangga untuk ke kelotok. "Itu juga harus ada sebab nanti bagaimana cantolan kelotok mau memuat orang yang jika naiknya dari Veteran," urai dia.

Point selanjutnya juga berkaitan dengan bangunan kanan kiri jalan agar juga diperhatikan estetikanya. "Kalau perlu buat up atau semua bangunan menjulang tinggi disama ratakan. Kalau perlu mencontoh di swiss," kata dia.

Ya, pembangunan Siring Veteran ini memantik beberapa respon termasuk warga. Direncanakan
Pembangunan Siring di Jalan Veteran akan dilanjutkan. Namun hal ini akan dilanjutkan sebatas kurang lebih 300 meter, tidak lebih dari tahun sebelumnya di 2017.

Baca: Undian Perempat Final Liga Champion - Tiga Wakil Negeri Matador Itu Bisa Saling Eksekusi

Kepala Satker PemanfaatanJaringan Sumber Air, BWS Barito Kalimantan, Dedi Yudha Lesmana, sebelumnya, membenarkan bahwa pengerjaan siring veteran akan dilajutkan.

"Kita lanjutkan di tahun 2018, kurang lebih 300 meter dan ini proses tender dan kemudian kontrak. Dana terkontraknya Rp 8,8 Miliar. Karena keterbatasan dana di Satker dan Pemko Banjarmasin juga belum full membebaskan lahan yang ada hanya sampai 850 meter. Kita masih kordinasi terus dengan pemko," kata Dedi Yudha Lesmana. (banjarmasinpost.co.id /huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved