Berita Kotabaru

Antisipasi Terganggunya Air Baku Saat Memasuki Kemarau,Ipansyah Minta Pemkab Lakukan Ini

Itu menyusul terus berjalannya waktu peralihan musim, dari musim hujan ke panas yang diperkirakan pada pertengahan tahun ini.

Antisipasi Terganggunya Air Baku Saat Memasuki Kemarau,Ipansyah Minta Pemkab Lakukan Ini
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah mulai merasa cemas.

Itu menyusul terus berjalannya waktu peralihan musim, dari musim hujan ke panas yang diperkirakan pada pertengahan tahun ini.

Kecemasan Ipansyah, menyusul kembali akan terjadinya krisis air bersih seperti tahun-tahun sebelumnya pernah dialami ribuan pelanggan khususnya di wilayah layanan PDAM Kotabaru.

Baca: Astaga! Ruang Inap Paru-Paru RSAL Dr Ramelan Ambruk, Pasien Tertimpa Material

Kekhawatiran itu wajar jika dialami pihak PDAM, karena stok air baku yang masih jauh dari pemenuhan untuk kebutuhan pelanggan selama musim kemarau.

Ditambah lagi dam sebagai penangkap air yang dibangun warga di beberapa titik yang menjadi suplai air baku ke instalasi pengolahan air (IPA) PDAM.

Menurut Ipansyah, seperti terjadi di Mandin saat ini.

Baca: Besok 1 Rajab 1439 H, Ini Hukum Puasa Rajab, Doa dan Niat Puasa di Bulan Rajab

Pascahujan deras air baku Mandin masih stabil menyuplai air baku 60 litet/detik.. Selebihnya 20-30 lt/detik saja.

"Apalagi kalau dam milik warga itu, mereka tutup pipa pelepas atau pembuangnya tamatah air baku Mandin untuk IPA Gunung Relly," kata Ipansyah, Minggu (18/3/2018).

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved