Heboh! 50 Juta Data Pengguna Facebook Bocor, Diduga Dicuri Perusahaan yang Berafiliasi Donald Trump

Tak hanya itu, data pengguna Facebook juga tersimpan dalam arsip Strategic Communications Laboratories (SCL).

Heboh! 50 Juta Data Pengguna Facebook Bocor, Diduga Dicuri Perusahaan yang Berafiliasi Donald Trump
Facebook 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Semestinya, para pengguna Facebook waspada.

Dilansir dari Kompas.com yang mengutip dari Wired, sebanyak 50 juta data pengguna Facebook diduga dicuri dan disimpan oleh firma analis data Cambridge Analytica.

Ini adalah sebuah firma yang bekerja untuk kampanya pemenangan Donald Trump paa Pemilihan Presiden AS 2016 lalu.

Tak hanya itu, data pengguna Facebook juga tersimpan dalam arsip Strategic Communications Laboratories (SCL).

Bagaimanapun juga, SCL dan Cambridge Analytica adalah dua perusahaan yang saling berafiliasi.

Baca: Link Live Streaming RCTI Indonesian Idol 2018 Spektakuler Show Top 5 Malam Ini Jam 21.00 WIB

Keduanya diduga memperoleh data pengguna Facebook dari peneliti pihak ketiga bernama Aleksandr Kogan.

Ia bekerja di Global Scicence Research dan kerap menghadirkan survei terkait kepribadian yang tersebar masif di Facebook.

Kogan telah menghimpun respons pengguna atas survei dan kuis Facebook sejak 2015, melalui aplikasi buatannya bernama “thisisyourdigitallife”.

Aplikasi itu memang cuma diunduh 270 ribu pengguna Facebook. Akan tetapi, efeknya mengena ke 50 juta pengguna, karena aplikasi mampu mengakses data-data teman dari sang pengunduh.

Halaman
123
Editor: Murhan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved