Berita Kotabaru

Lagi-lagi Embung Tirawan Dipenuhi Sampah Kayu, PDAM Kotabaru Terpaksa Lakukan Ini

Menggunakan beberapa buah batang pohon dan enam keping papan diolah sebagai perahu darurat.

Lagi-lagi Embung Tirawan Dipenuhi Sampah Kayu, PDAM Kotabaru Terpaksa Lakukan Ini
Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah
Seorang petugas PDAM Kotabaru saat melakukan pembersihan sampah kayu di embung Tirawan menggunakan perahu darurat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Menggunakan beberapa buah batang pohon dan enam keping papan diolah sebagai perahu darurat. Menyusul minimnya sarana dan prasarana tersedia di embung Gunur Tirawan.

Ibarat pepatah tidak ada rotan akar pun jadi. Pribahasa ini sangat pas, hanya karena minimnya peralatan dimiliki untuk digunakan membersihkan sampah mengapung dalam embung.

Terjadi pascahujan deras mengguyur wilayah Kotabaru, membuat air tampungan di embung Tirawan dipenuhi sampah kayu lantaran tidak berfungsinya pintu air.

Baca: Link Live Streaming RCTI Indonesian Idol 2018 Spektakuler Show Top 5 Malam Ini Jam 21.00 WIB

Ironisi, peristiwa itu terjadi beberapa kali dalam sepekan ini lantaran pintu air tidak berfungsi, akibat lambannya pembebasan sisa lahan warga berada dekat area embung oleh pemerintah daerah.

Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah mengungkapkan, pembersihan sampah di embung Tirawan masih berlangsung hingga hari ini akibat banyaknya sampah.

Menurut Ipansyah, keterbatasan sarana dan prasarana. Selain membuat perahu darurat, tapi juga menggunakan perahu karet.

Baca: Link Live Streaming Indosiar Launching Liga 1 2018 Sore Hari Ini Mulai Pukul 17.00 WIB

"Perahu pinjam ke Dinas Kelautan dan Perikanan," jelas Ipansyah.

Sebelumnya Ipansyah menegaskan, sampah kayu akan terus menjadi ancaman saat hujan intensitas tinggi terjadi. Sementara pintu air tidak berfungsi.

Tidak ada cara lain pembersihan sampah, kata dia kepada banjarmasinpost.co.id, terpaksa dilakukan secara manual dengan menurunkan petugas PDAM. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help