Berita Hulu Sungai Selatan

Narapidana Ini Rutin Mengaji, Setiap Hari Satu Juz

Suara lantunan ayat suci Al Quran terdengar di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Kandangan

Narapidana Ini Rutin Mengaji, Setiap Hari Satu Juz
Banjarmasinpost.co.id/Aprianto
Suasana kegiatan ponpes di Rutan Kandangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Suara lantunan ayat suci Al Quran terdengar di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (20/3/2018).

Satu persatu warga binaan yang ada di Rutan Kandangan melantunkan ayat suci Alquran. Mereka tidak hanya sekadar membaca, namun ada guru pembimbing yang memberikan arahan tentang tajwid bacaannya.

Dengan sabar dan telatennya, guru pembimbing dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSS ini memberikan arahan dengan sebaik mungkin kepada para ratusan warga binaan yang ada di Rutan Kandangan.

Mereka yang belajar membaca Alquran tidak hanya yang belum bisa, namun yang sudah bisa membaca Alquran juga antusias kembali memperlancar bacaannya.

Baca: Mengagetkan! Toyota Rush Rusak Berat Ini Bisa Laku Rp 89 Juta, Hasil Lelang Capai Rp 900 Juta

Kegiatan itu merupakan program pembinaan warga binaan permasyarakatan (WBP) berbasis pesantren di dalam Rutan Negara Kelas II B Kandangan melalui pondok pesantren Daarut Taubah yang ada dalam Rutan Kandangan.

Para warga binaan bisa setiap hari belajar bidang keagamaan mulai dari baca tulis Alquran, ilmu tajwid, ilmu fiqih, tauhid, tafsir, hadist, akhlaq, bahasa Arab, tassawuh hingga seni budaya Islam dan sejarah Islam.

"Alhamdulillah banyak perubahan yang didapat dengan mengikuti kegiatan Ponpes Daarut Taubah," kata Yayan.

Warga binaan yang sudah satu tahun 11 bulan di dalam Rutan Kandangan ini razin mengikuti kegiatan keagamaan yang sudah diagendakan Ponpes Daarut Taubah.

Baca: Jadwal Siaran Langsung RCTI Timnas U-23 Singapura Vs Timnas U-23 Indonesia di Laga Ujicoba

Dikatakannya banyak perubahan yang dialaminya. Dia mengaku merasa tenang batinnya setelah rutin mengikuti kegiatan ponpes. Apalagi dia juga rutin mengaji satu juz tiap harinya.

Dalam satu bulan bisa khatam Alquran dan sudah dilaksanakannya selama berada dalam rutan Kandangan sejak 2016 lalu.

"Alhamdulillah setiap bulan bisa Khatam Alquran dan selama disini sudah 22 kali khatam Alquran," lanjut pria yang tersandung kasus narkoba ini.

Ketua pesantren Daarut Taubah Rutan Negara Kelas II B Kandangan Lisna Kartika Sari mengatakan bahwa secara resmi kegiatan pondok pesantren mulai aktif dilaksanakan pada akhir 2017 lalu. Namun untuk kegiatan keagamaan sudah dilaksanakan sejak lama.

"Setiap hari ada kegiatan keagamaan yang sudah dijadwalkan untuk proses belajar mengajarnya. Mulai belajar baca tulis Al Qur'an hingga belajar ilmu keagamaan lainya," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved