Berita Hulu Sungai Selatan

Petugas Rutan Harus Beri Contoh Teladan dalam Hal Ini

Para warga binaan terus diarahkan untuk bisa mengikuti berbagai kegiatan ponpes Daarut Taubah.

Petugas Rutan Harus Beri Contoh Teladan dalam Hal Ini
Banjarmasinpost.co.id/Aprianto
Kepala Rutan Kandangan Harman 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas II B Kandangan terus memaksimalkan keberadaan pondok pesantren (Ponpes) Daarut Taubah yang ada di dalam Rutan Kandangan.

Para warga binaan terus diarahkan untuk bisa mengikuti berbagai kegiatan ponpes Daarut Taubah. Mereka dibina untuk belajar ilmu agama.

Kepala Rutan Negara Kelas II B Kandangan Harman mengatakan Ponpes Daarut Taubah diresmikan pada 28 Desember 2017.

"Memang masih banyak kendala yang dihadapi untuk membina para warga binaan. Sehingga petugas di sini harus bisa memberi contoh teladan yang baik kepada mereka," katanya, Selasa (20/3/2018).

Pihaknya dan semua orang berharap dengan adanya ponpes di dalam Rutan bisa menjadikan warga binaan lebih baik untuk membangun kesadaran berbuat baik dan beramal baik.

Baca: Kejutan! Presiden Jokowi 90 Persen Hadiri Haul Guru Sekumpul, Panitia Syaratkan Ini

Sehingga setelah bebas bisa menjadi masyarakat yang baik dan tidak kembali lagi terjerat hukum. Mereka bisa berbaur di lingkungan masyarakat dengan sikap yang baik dan agamis

"Jumlah warga binaan di Rutan Kandangan hingga hari ini ada sebanyak 282. Kasus yang mendominasi yakni terkait Kesehatan, Narkoba dan pencurian," tambahnya.

Sekadar diketahui, setiap harinya di Rutan Kandangan ada kegiatan keagamaan mulai dari belajar baca tulis, ilmu tajwid, ilmu fiqih, tauhid, tafsir, hadist, akhlaq, bahasa Arab, seni budaya Islam hingga sejarah Islam.

Selain itu juga rutin dilaksanakan salat Zuhur dan ashar berjamaah di Musala Daarut Taubah dan salat berjamaah di kamar tahanan untuk salat magrib, isya dan subuh.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help