Kriminalitas Tabalong

Terungkap, Pelaku Pencabulan, Mengerjai Korban di Tempat Ini

Proses hukum di Polres Tabalong, kini harus dijalani pelaku berinisial R (20) yang diduga melakukan persetubuhan anak

Terungkap, Pelaku Pencabulan, Mengerjai Korban di Tempat Ini
banjarmasinpost.co.id/dony usman
Proses hukum di Polres Tabalong, kini harus dijalani pelaku berinisial R (20) yang diduga melakukan persetubuhan anak di bawah umur. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Proses hukum di Polres Tabalong, kini harus dijalani pelaku berinisial R (20) yang diduga melakukan persetubuhan anak di bawah umur.

Dari hasil pemeriksaan sementara ternyata pelaku mengerjai korban T (15) di sebuah kos-kosan di kelurahan Hikun, Kecamatan Tanjung.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasatreskrim AKP Mars Suryo Kartiko, Selasa (20/3/2018) menyampaikan, kejadian bermula saat korban yang masih pelajar ini pamit mengerjakan tugas di warnet.

Baca: Tertangkap, Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Tabalong, Ini Hukuman yang Menantinya

Saat itu, Selasa (13/3/2018) sekitar pukul16.00 Wita, korban pamit dengan orangtuanya namun sampai dengan pukul 19.30 Wita, korban tidak ada pulang ke rumah.

Orangtuanya berusaha menelopon korban, namun handphone korban tak bisa dihubungi.

Pencarian pun dilakukan dan akhirnya korban dapat ditemukan Rabu (14/3/2018) siang sekitar pukul 15.30 wita di Jln Tanjung Selatan.

Baca: Di Sisi Makam Istri, Opick Berkata Saya Pikir Adakah Perempuan Solehah, Ternyata Saya Menemukannya

Saat ditemukan itulah korban bercerita telah disetubuhi pelaku, tepatnya pada Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 00.30 wita di sebuah rumah kos di kawasan Kelurahan Hikun.

Atas pengakuan itulah kemudian orangtua korban langsung melaporkan kejadian yang menimpa anaknya ke Polres Tabalong.

Selanjutnya pelaku R dapat diamankan saat berada di rumah orangtuanya di Desa Jangkung kecamatan Tanjung, Tabalong, Kamis (15/3/2018) sekitar pukul 14.30 wita.

Baca: Benarkah Ada Kisah Cinta Antara Nike Ardilla dan Ryan Hidayat, Dilan dan Milea di Era 1990?

"Saat diamankan yang bersangkutam tidak ada melakukan perlawanan," kata kasatreskrim.

Antara pelaku dan korban diketahui baru kenal satu hari sebelum kejadian melalui perantara seorang teman.

Sedangkan dalam melakukan aksinya dari keterangan sementara diketahui pelaku menyertai dengan ancaman terhadap korban.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help