Haul Ke 13 Guru Sekumpul

Jelang Haul, Beredar Foto-foto saat Kedatangan Guru Sekumpul dari Singapura, Bikin Rindu

Banyak yang merasakan kerinduan akan sosok Sang Guru Sekumpul, sehingga momen Haul ke 13 Guru Sekumpul

Jelang Haul, Beredar Foto-foto saat Kedatangan Guru Sekumpul dari Singapura, Bikin Rindu
Facebook
Umat mulim saat menyambut jenazah sang ulama tercinta Guru Sekumpul di kediaman di Sekumpul Martapura. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - 13 Tahun sudah tak terasa ulama kharismatik asal Martapura, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani berpulang. Rasanya baru kemarin ulama kesayangan warga Banua ini dipanggil Sang Khaik.

Banyak yang merasakan kerinduan akan sosok Sang Guru Sekumpul, sehingga momen Haul ke 13 Guru Sekumpul ini menjadi ajang umat untuk mendoakan dan melihat tempat yang biasa digunakan Guru Sekumpul berkhotbah dan tinggal di kawasan Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Baca: Presiden Jokowi Diyakini Positif Hadiri Haul Guru Sekumpul, Undangan Ini Buktinya

Baca: Haul Abah Guru Sekumpul ke-13, Dinas Perhubungan Larang Truk Melintas di Martapura

Jenazah Guru Sekumpul yang tiba di Bandara Syamsudin Noor dari Singapura
Jenazah Guru Sekumpul yang tiba di Bandara Syamsudin Noor dari Singapura (Facebook)

Seperti Maulana Rahmad di akun media sosialnya facebook, dia menceritakan kembali bagaimana sedihnya umat dan menyambut kedatang sang ulama tercinta saat tiba di Bandara Syamsudin Noor dan dikediaman di Sekumpul Martapura.

Jenazah Guru Sekumpul yang tiba di Bandara Syamsudin Noor dari Singapura
Jenazah Guru Sekumpul yang tiba di Bandara Syamsudin Noor dari Singapura (Facebook)

Bahkan Maulana Rahmad juga membagikan foto-foto momen kedatangan Guru Sekumpul.

Bagini postingan Maulana Rahmad :

Mengenang 13 Tahun Wafatnya Sang Guru Kharismatik Ulama Banjar(K.H.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani)."

Ketika beliau pulang dari rumah sakit disingapur menuju banjar,Saat itu pesawat mendarat di banjar tiba pada pukul 8.30 malam pada malam arba' 4 Rajab 1426 H/9 Agustus 2005 disambut oleh keluarga,kerabat dan anak murid dengan penuh ketegangan dan duka.
Semakin banyak orang yang berdatangan kerumah beliau saat itu untuk menjenguk beliau.dan beliaupun saat itu dengan tenaga yang sangat lemah.
Setelah sampai dirumah,kondisi beliau sangat lemah dan orangpun berdatangan semakin banyak dengan penuh kesedihan.
Akhirnya jam 5.10 shubuh hari Arba 5 Rajab 1426 H/10 Agustus 2005 beliau berpulang kerahmatullah.
Innalillaahi wa inna ilayh roji'un.
Mulai malam itu sampai siang dan sore semakin banyak orang yang berdatangan karena seorang guru yang 'alim telah meninggalkan kita semua.
Kemudian saat adzan ashar dikumandangkan jasad beliau diquburkan berdampingan paman beliau guru Semman Mulya dan guru Salman Jalil dan juga satu qubah dengan ibunda beliau Hj.Masliyah.
Tertulis didalam Manaqib yang dikarang oleh H.Muhammad Irsyad Zein(Abu Daudi).

Kita yaqin beliau selalu ada dihati kita meskipun beliau sudah tidak ada lagi didunia ini berkat kita cinta dengan beliau.
Dulu beliau pernah berpesan bahwa amalan yang kita punya itu amalkanlah meskipun sedikit tapi istiqomah menjalankannya.
Do'akan kami wahai abah agar kami semua selamat dunia akhirat berkat cinta kami kepada engkau.
Salam cinta dan rindu kami kepada engkau.

Semoga kita terkumpul bersama beliau nanti diakhirat berkat kita cinta dengan beliau,,Aamiin...!!!

K.H.Muhammad Zaini bin AbduL Ghani.

Umat mulim saat menyambut jenazah sang ulama tercinta Guru Sekumpul di kediaman di Sekumpul Martapura.
Umat mulim saat menyambut jenazah sang ulama tercinta Guru Sekumpul di kediaman di Sekumpul Martapura. (Facebook)

(banjarmasinpost.co.id/tri)

Penulis: Didik Trio
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved