Berita Kotabaru

Komisi II Bakal Bawa Permasalahan Keluhan Petani Pamukan Utara ke Kementerian

anggota dewan khususnya Komisi II terlibat langsung dalam hearing menyebut ketidakhadiran pihak perusahaan

Komisi II Bakal Bawa Permasalahan Keluhan Petani Pamukan Utara ke Kementerian
IST/tribunpontianak.com
Ilustrasi kebun kelapa sawit 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Ketidakhadiran pihak perusahaan, Minamas selaku pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di acara rapat dengar pendapat (hearing), Selasa (20/3/2018) lalu ternyata membuat anggota DRPD Kotabaru meradang.

Bahkan, anggota dewan khususnya Komisi II terlibat langsung dalam hearing menyebut ketidakhadiran pihak perusahaan, karena tidak adanya itikad perusahaan.

Hal itu diungkapkan Sujihendra anggota Komisi II sekaligus daerah pemilihan Pamukan Utara.

Menurut dia, ketidakhadiran pihak perusahaan sehingga didapat kesimpulan soal keluhan petani Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pamukan Utara yang tidak bisa menjual tandan buah segar (TBS) ke PKS Minamas.

Baca: Link Live Streaming RCTI Timnas U-23 vs Timnas U-23 Singapura Malam Ini : Garuda Muda Lambat Panas

"Kami sudah jauh-jauh hari mengagendakan hearing. Jadi intinya perusahaan tidak punya itikat," ucapnya Sujihendra kepada banjarmasinpost.co.id.

Oleh karena itu, Sujihendara tidak hanya meminta Dinas Perkebunan menyurati pihak perusahaan untuk dilakukan hearing lanjutan.

Namun Sujihendra juga akan membawa persoalan tersebut sampai ke kementerian.

"Jangan, dinas dan kepala desa jangan sampai pertemuan secara pribadi dengan perusahaan. Karena persoalan ini sudah dilakukan hearing. Jadi agar persoalan bisa selesai," tandasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help