Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Nodai Kebaikan Hati Teman, Remaja Ini Ditangkap Petugas di Pandawan, Ternyata Ini yang Diperbuatnya

Bagaimana tidak, saat Andriyanto bilang mau meminjam sepeda motornya, tanpa pikir panjang...

Nodai Kebaikan Hati Teman, Remaja Ini Ditangkap Petugas di Pandawan, Ternyata Ini yang Diperbuatnya
Hanani
Barang bukti motor yang dibawa lari Andriyanto (20). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kebaikan hati Hasbullah (30) warga Desa Kabang Kecamatan Limpasu, Hulu Sungai Tengah, ternyata dibalas tuba, oleh Andriyanto (20).

Bagaimana tidak, saat Andriyanto bilang mau meminjam sepeda motornya, tanpa pikir panjang karena percaya saja, Hasbullah langsung mengiyakan dan menyerahkan kunci kontaknya.

Namun, Andriyanto rupanya punya niat lain. Setelah dipinjami, dia tak kembali lagi, dan membawa kabur motor pinjaman tersebut. Lama ditunggu tak juga ada niat baik mengembalikan, Hasbullah pun melaporkan hal tersebut ke Polsek Limpasu dengan laporan dugaan penggelapan. “Kejadiannya 11 Maret 2018 lalu,”jelas Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui Humas Polres HST Bripka M Husaini, Jumat (23/3/2018).

Baca: Jadwal Pertandingan & Siaran Langsung Pekan 1 Liga 1 2018: Wow, Bakal Banyak Big Match!

Unit Reserse Mobile Polres HST pun melakukan penyelidikan. Setelah sembilan hari menghilang dengan motor pinjaman tersebut, tersangka akhirnya berhasil diciduk anggota Unit Reserse Mobile POlres HST, 20 Maret 2018 lalu. Tersangka tertangkap di Desa Kambat, Kecamatan Pandawan, HST.

Saat ini remaja tersebut masih mengalami proses pemeriksaan di Polres HST.

Baca: Syahrini Sempat Unggah Fotonya di Makam Yahudi Holocaust, @riyanwahyud: Kurang Berpendidikan!

Dijelaskan, sebelum membawa kabur sepeda motor korban Yamaha F1Z DA 4200 CH, tersangka yang juga warga Hawang, Limpasu meminta izin meminjam sepada motor korban, untuk pergi ke Desa Hawang. Korban langsung mengizinkan. Setelah lama menunggu tak juga kembali, korban mulai curiga, kalau temannya itu berniat jahat.

Korban melaporkan dugaan penggelapan itu, ke Polsek Limpasu dan menuntut agar tersangka diproses sesuai hukum berlaku. Anggota Unit REsmob Satreskrim Polres HST kemudian berhasil menemukan tersangka, beserta barang bukti sepeda motor yang dibawa kabur. “Tersangka dijerat pasal 372 KUH Pidana tentang Penggelapan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun penjara,”kata Husaini. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved