Haul ke 13 Guru Sekumpul

Pemerintah Kecamatan di Tanahlaut Siapkan Lokasi Istirahat Bagi Jemaah Haul Guru Sekumpul

Pemerintah Kecamatan di wilayah Kabupaten Tanahlaut yang dilintasi jalan nasional menyiapkan lokasi istirahat bagi pengendara

Pemerintah Kecamatan di Tanahlaut Siapkan Lokasi Istirahat Bagi Jemaah Haul Guru Sekumpul
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Satu tempat peristirahatan di Kantor Kecamatan Kintap untuk Jemaah Haul Guru Sekumpul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pemerintah Kecamatan di wilayah Kabupaten Tanahlaut yang dilintasi jalan nasional menyiapkan lokasi istirahat bagi pengendara yang menghadiri haul Guru Sekumpul.

Itu terpantau di Kantor Kecamatan Kintap, Kantor Kecamatan Jorong dan Kantor Kecamatan Tambangulang. Untuk Kantor Kecamatan Batibati pagar nasi tertutup.

Camat Batibati, Asjudin Noor dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, mengaku besok stafnya mendirikan tenda dan fasilitas untuk rest area bagi jamaah haul Guru Sekumpul.

"Sesuai intruksi pak Sekretaris Daerah, semua kantor Camat yang dilintasi rombongan haul Guru Sekumpul menyiapkan rest area. Malam ini kami belum buka," katanya, Kamis (22/3/2018).

Baca: Jadwal Rusia Vs Brasil di Laga Uji Coba Internasional - Tugas Berat Tuan Rumah Piala Dunia 2018

Berbeda dengan Camat Kintap, Sutarno sudah membuka halaman kantornya, toilet dan musala bagi para musafir yang menghadiri haul Guru Sekumpul.

"Saya siapkan dua tenaga perempuan untuk menunggu dari pagi hingga malam jika ada yang mampu istirahat. Bagi kami bukan pekerjaan sulit karena semua sarana sudah tersedia.

Staf hanya bertugas menunjuk tempat kalau ada yang ingin buang air, ikut salat atau sekedar istirahat disediakan kopi gratis," katanya.

Baca: Jadwal Argentina vs Italia di Laga Uji Coba Internasional - Reputasi Gli Azzurri!

Kabupaten Tanahlaut termasuk jalur jalan negara yang paling panjang ditempuh jamaah dari perbatasan Kaltim, Kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanahbumbu

Jalur itu juga rawan kecelakaan lalulintas dan paling tinggi fatalitasnya karena sejumlah rintangan di jalur, seperti peminta sumbangan tempat ibadah yang berdiri seperti median jalan.

Kemudian, lalulintas angkutan batu bara dan angkutan kelapa sawit yang wira-wiri melintas di Jalan nasional dengan kecepatan tinggi mengejar premi angkutan. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved