Berita Kalteng

Warga Kalteng Ramai Kembangkan Tanaman Sengon, Ternyata Jadi Bahan Pembuatan Ini

Jenis kayu meranti saat ini sudah dilarang untuk di produksi atau dimanfaatkan, karena kayu hutan tersebut, termasuk kayu yang langka

Warga Kalteng Ramai Kembangkan Tanaman Sengon, Ternyata Jadi Bahan Pembuatan Ini
tribunkalteng.co/fathurahman
Bibit Tanaman Pohon Sengon , saat ini banyak dikembangkan di Kalteng, karena memiliki nilai ekonomis tinggi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Jenis kayu meranti saat ini sudah dilarang untuk di produksi atau dimanfaatkan, karena kayu hutan tersebut, termasuk kayu yang langka dan dilindungi.

Kondisi itulah kemudian oleh sebagian warga Kalimantan Tengah mulai memanfaatkan jenis tanaman lainnya seperti Sengon dan Jabon juga tanaman akasia untuk dikembangkan.

Muhammad Rizal, salah satu warga Sampit, Kotim Kalimantan Tengah, Minggu (25/3/2018) memilih menanam lahan miliknya lembaga Fairventures Worldwild (FVW) gGmbH dengan tanaman sengon, karena bisa menghasilkan uang dan saat ini banyak di cari pengusaha mebel.

Baca: Penampilan Terbaru Kahiyang Ayu Sukses Curi Perhatian, Hamil Kok Anggun Banget!

Baca: Penampakan Kolam Renang Kaca di Lantai 40 Apartemen Mewah di AS! Berani Berenang di Situ?

Baca: Lucinta Luna Mengaku Tahu Rumah Mike Lewis dan Sempat Dimarahi Usai Foto Mesra Beredar

Menurut Rizal, menanam bibit sengon, kedepannya akan memiliki prospektif cerah, karena dalam masa tiga sampai empat tahun ketika kayu berdiameter 30 cm lebih sudah bisa dijual.

"Yang mencari jenis kayu ini, banyak sekali, bahkan kayunya saja kurang, sehingga kami kembangkan tanaman tersebut di tanam di kebun kami, ssbagai pelindung tanaman sayuran yang juga kami kembangkan," ujarnya.

www.banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved