BFocus Economic

Ini Alasan Mahasiswa Tertarik Beli Saham Syariah

Berinvestasi di saham syariah baginya merupakan cara berlatih untuk membiasakan diri menghindari unsur riba dalam kehidupannya sehari-hari.

Ini Alasan Mahasiswa Tertarik Beli Saham Syariah
Banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
Investor lokal Banjarmasin saat memperhatikan pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia Banjarmasin 

BANJARMASINPOSTGROUP.CO.ID, BANJARMASIN - Walaupun belum memiliki Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) secara resmi, namun ternyata beberapa mahasiswa Uniska Banjarmasin sudah aktif menjadi investor di pasar modal.

Piman Wahidin di antaranya, mahasiswa semester akhir Jurusan Teknik di Uniska Banjarmasin ini sudah setahun lebih menjadi investor saham termasuk di saham-saham syariah.

Dijelaskan Piman baginya berinvestasi saham baik syariah maupun nonsyariah secara prinsip tak jauh berbeda dan bisa sama-sama menguntungkan. Saat ini selain berinvestasi di saham syariah, dia juga masih berinvestasi di saham konvensional. Tujuannya untuk belajar dan memahami lebih dalam ekosistem pasar modal secara utuh.

Beberapa saham syariah favorit yang tak jarang lalu lalang di portofolio investasi Piman di antaranya saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) dan PT Indofood CBP Tbk (ICBP).

Mahasiswa Uniska Banjarmasin lainnya, Eman, mengaku pemain baru dalam trading saham syariah. Berinvestasi di saham syariah baginya merupakan cara berlatih untuk membiasakan diri menghindari unsur riba dalam kehidupannya sehari-hari.

Secara teknis menurut Eman walaupun sebagian investor akan merasa dibatasi akibat tak adanya fitur margin namun ini justru melatih kedisiplinan dan kesabaran. Karena diinvestasi pasar modal syariah nasabah hanya bisa membeli saham sesuai dana yang dimiliki saja.

Dengan membuka akun dan memasang aplikasi investasi saham syariah, berinvestasi di saham syariah juga menjadi lebih mudah. "Soalnya kalau bukan saham syariah langsung dibatasi oleh aplikasi dan tidak bisa dibeli, pun demikian jika saldo tidak cukup tidak bisa membeli dengan dana margin utangan langsung distop oleh aplikasi," kata Eman.

Saat ini saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) masih menjadi saham syariah incaran Eman, saham ini menurutnya menarik dan sesuai dengan prinsip investasinya yang ditujukan untuk jangka panjang.

Baca berita selengkapnya di BFocus Economic Banjarmasin Post edisi Selasa (26/3/2018). (*)

Editor: Anjar Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help